Mimbar Jumat

Ramadhan Yang Dinanti

Sesuatu yang wajar jika kita semua bergembira dengan kedatangan Ramadan. Karena Rasulullah telah memberi kabar gembira tentang kedatangannya.

Editor: tarso romli
Handout
Prof. Dr. Hj. Uswatun Hasanah, M.Ag Dirda LPPK Sakinah Kota dan Dosen UIN Raden Fatah Palembang 

Ini menunjukkan bahwa tilawah bukan sekadar bacaan, tetapi pertemuan antara ruhani dan wahyu. Untuk itu targetkan bacaan dan tak kalah pentingnya memahami dan meresapi makna selanjutnya mengaplikasikan nilai yang dikandungnya.

Ketiga perbanyak Qiyamul Lail. Sabda Rasul; Barang siapa mendirikan (shalat malam) di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu (HR. al-Bukhari, 37).

Tarawih bukan sekadar tradisi tahunan. Ia adalah latihan berdiri lama di hadapan Allah dalam waktu yang istimewa. Allah berfirman: Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan (QS. Al-Qadr: 3). Mencari satu malam itu berarti mencari nilai ibadah seumur hidup.

Keempat, memperbanyak doa dan istighfar. Rasulullah mengajarkan doa di malam Lailatul Qadar: “Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa‘fu ‘anni (HR. al-Tirmidzi, 3513).

Doa adalah inti ibadah. Perbanyak istighfar, salah satunya saat menjelang berbuka, karena doa orang yang berpuasa termasuk doa yang mustajab (HR. at-Tirmidzi, 2526).

Kelima, Iktikaf dan mendekatkan diri kepada Allah. Di sepuluh hari terakhir, Rasulullah beri‘tikaf (HR. al-Bukhari, 2026). Iktikaf adalah simbol memutus sejenak hiruk-pikuk dunia dan fokus pada Allah.

Di tengah dunia yang sibuk, iktikaf, meskipun hanya dilakukan beberapa jam adalah pernyataan bahwa hati ini ingin kembali pulang pada keridhoan dan keampunan Allah.

Keenam, menjaga lisan dan etika, Ramadhan mengajarkan bahwa iman tidak berhenti pada sajadah. Ia harus menjelma menjadi tangan yang memberi dan hati yang peduli. Ia harus tampak dalam cara berbicara, beraktivitas dan memperlakukan sesama. 

Maka selanjutnya yang harus diperhatikan dalam amaliah Ramadhan adalah menjaga lisan dan etika digital. Di era media sosial, menjaga lisan berarti juga menjaga jari dan unggahan. Rasulullah bersabda: “Barang siapa tidak meninggalkan perkataan dusta dan perbuatan dosa, maka Allah tidak butuh pada puasanya (sekedar meninggalkan) dari makan dan minum (HR. al-Bukhari, 1903). 

Puasa bukan hanya fisik, tetapi juga moral. Menghindari ghibah, hoaks, ujaran kebencian, dan debat sia-sia adalah bagian dari kesempurnaan puasa. Ramadhan bisa menjadi momentum puasa digital; lebih selektif membaca, menulis, dan membagikan info.

Ketujuh, memperbaiki hubungan dan saling memaafkan.  Ramadhan bukan hanya hubungan vertikal dengan Allah, tetapi juga horizontal dengan sesama. Rasulullah bersabda: “Tidak halal bagi seorang muslim mendiamkan saudaranya lebih dari tiga hari.” (HR. al-Bukhari, 6077).

Ramadhan adalah waktu terbaik untuk mengakhiri perselisihan, meminta maaf, dan membersihkan hati dari dendam.

Kedelapan, perbanyak sedekah. Puasa membuat seseorang merasakan lapar. Dari rasa lapar itulah empati lahir. Allah berfirman: “Kamu sekali-kali tidak akan memperoleh kebajikan yang sempurna sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai (QS. Ali ‘Imran, 92).

Sedekah tidak harus besar, tetapi perlu memperhatikan manfaat dan kondisi barang yang disedekahkan. Tolok ukurnya bila diri sendiri suka menerimanya kemungkinan orang lain juga begitu. Bisa dengan memberi takjil, membantu tetangga, menyantuni yatim dan orang miskin, berbagi nasihat kebaikan melalui platform digital, semua adalah jalan menuju kebajikan yang lebih sempurna.

Meningkkatkan kebaikan di bulan Ramadhan itupun sangat diutamakan. Rasulullah adalah manusia paling dermawan, dan lebih dermawan lagi di bulan Ramadhan (HR. al-Bukhari,6). Rasul bersabda: “Barang siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka ia mendapat pahala seperti orang yang berpuasa itu tanpa mengurangi pahala orang tersebut sedikit pun (HR. al-Tirmidzi, 807)

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved