Opini
Menakar Ulang Program Pemutihan Pajak
Sumsel sering mengambil langkah berani! Lewat "Merdeka Pajak", tunggakan lama dihapus demi ringankan beban rakyat.
Berikan apresiasi yang selayaknya untuk menghargai kontribusi dan usaha terbaik mereka dalam menunaikan kewajiban. Insentif nonmateril yang seperti ini tak kalah penting dibutuhkan untuk menciptakan kepatuhan pajak yang selalu pemerintah idam-idamkan.
Penghapusan sanksi administrasi boleh-boleh saja dilakukan, namun jangan jadikan sebagai solusi berkelanjutan. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan tetap harus menegakkan keadilan dengan memberikan punishment berdasarkan ketentuan. Kepatuhan justru akan terus turun apabila masyarakat merasakan ketidakadilan yang terus dipelihara pemerintah.
Pelayanan di lapangan terkait pembayaran pajak juga perlu dilakukan evaluasi. Sudah ‘mudah’ kah sistemnya?
Proses antrean panjang nan melelahkan di SAMSAT mungkin jadi salah satu penyebab kepatuhan belum sempurna. Sistem pembayaran online (SIGNAL – Samsat Digital Nasional) juga harus dikaji kembali apakah benar-benar menyederhanakan atau justru membingungkan masyarakat.
SAMSAT Keliling yang telah dijalankan dapat diperbanyak lagi guna menjangkau lebih luas daerah-daerah tertentu.
Kepatuhan pajak daerah yang berkelanjutan tidak akan lahir dari diskon denda, melainkan dari rasa dihargai sebagai warga negara melalui pelayanan yang berorientasi sepenuhnya pada masyarakat.
Lahirnya program Merdeka Pajak Sumsel sepatutnya menjadi tantangan besar bagi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, untuk selanjutnya berpikir cerdas dalam merumuskan cara untuk membangun kepatuhan yang dapat melampaui program yang telah dibuat.
(Tulisan merupakan opini pribadi penulis dan bukan cerminan sikap instansi penulis atau media penerbit).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Rosa.jpg)