Opini

Bahas Ijazah Boleh Saja, tapi yang Substantif Lebih Penting dan Mendesak

Membahas ijazah sebagai aktivitas politik, boleh-boleh saja. Tetapi membahas yang lebih substantif tentu lebih mendesak. 

Istimewa
Hendro Setiawan, Dosen Pascasarjana Sekolah Tinggi Teologi Sriwijaya. 

Pembangunan SDM sangat bergantung pada kualitas pendidikan. Tanpa adanya visi, komitmen, dan pengawasan yang memadai, anggaran besar pendidikan Indonesia yang 20?ri APBN, hanya akan mengalir ke hal-hal yang kurang tepat sasaran. 

Mambangun gedung megah cukup beberapa bulan, tetapi membangun SDM suatu bangsa butuh komitmen puluhan tahun. Masalah pendidikan dan korupsi, adalah penghalang utama kemajuan bangsa ini, yang sudah 80 tahun merdeka belum mampu dituntaskan.

Dengan demikian, permasalahan “ijazah” yang sesungguhnya, sesuai konteks pendidikan, adalah jauh lebih krusial dari yang sedang ramai dibahas. 

Pendidikan menyangkut masa depan dan kesejahteraan bersama seluruh bangsa. 

Membahas ijazah sebagai aktivitas politik, boleh-boleh saja. Tetapi membahas yang lebih substantif tentu lebih mendesak. Cita-cita luhur bangsa ini berupa “mencerdaskan kehidupan bangsa", perlu diwujudkan dalam segala tindakan. Termasuk dalam menyikapi polemik yang menghabiskan energi dan waktu banyak orang. (*)
 

 

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved