Opini
Bahas Ijazah Boleh Saja, tapi yang Substantif Lebih Penting dan Mendesak
Membahas ijazah sebagai aktivitas politik, boleh-boleh saja. Tetapi membahas yang lebih substantif tentu lebih mendesak.
Pembangunan SDM sangat bergantung pada kualitas pendidikan. Tanpa adanya visi, komitmen, dan pengawasan yang memadai, anggaran besar pendidikan Indonesia yang 20?ri APBN, hanya akan mengalir ke hal-hal yang kurang tepat sasaran.
Mambangun gedung megah cukup beberapa bulan, tetapi membangun SDM suatu bangsa butuh komitmen puluhan tahun. Masalah pendidikan dan korupsi, adalah penghalang utama kemajuan bangsa ini, yang sudah 80 tahun merdeka belum mampu dituntaskan.
Dengan demikian, permasalahan “ijazah” yang sesungguhnya, sesuai konteks pendidikan, adalah jauh lebih krusial dari yang sedang ramai dibahas.
Pendidikan menyangkut masa depan dan kesejahteraan bersama seluruh bangsa.
Membahas ijazah sebagai aktivitas politik, boleh-boleh saja. Tetapi membahas yang lebih substantif tentu lebih mendesak. Cita-cita luhur bangsa ini berupa “mencerdaskan kehidupan bangsa", perlu diwujudkan dalam segala tindakan. Termasuk dalam menyikapi polemik yang menghabiskan energi dan waktu banyak orang. (*)
| Meningkatkan Keakuratan Hasil Sensus Ekonomi 2026 Melalui Ground Check |
|
|---|
| Sleep Training dan Bayi yang tak Lagi Bangun: Saat Tren Parenting Berubah Jadi Peringatan |
|
|---|
| Serba Serbi Kitab Undang Undang Hukum Pidana Baru |
|
|---|
| Pelecehan Seksual di Dunia Pendidikan, Alarm Darurat Degradasi Moralitas Generasi |
|
|---|
| Memaknai Budaya Dalam Konteks yang Berbeda |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Hendro-Setiawan.jpg)