Mimbar Jumat
Idul Kurban 1446 H : Implikasi Sosial-Edukatif Umat
Anjuran berKurban bagi umat Islam, tertera dalam Alquran, antara lain, dalam QS. Al-Hajj: 34: “Dan bagi tiap-tiap umat telah kami syariatkan penyembel
Perbedaan angka kemiskinan ini, dikarenakan adanya perbedaan metode pengukuran yang digunakan BPS dan Bank Dunia. BPS menggunakan garis kemiskinan nasional, dan Bank Dunia menggunakan garis kemiskinan internasional yang lebih rendah. Laporan Macro Poverty Outlook Bank Dunia fokus pada kemiskinan ektrem, yakni persentase penduduk yang hidup di bawah US $6,85 perhari.
Sementara itu, sumber: IMF, World Economic Outlook, April 2025, mencatat tingkat pengangguran Indonesia menempati tertinggi (nomor 1) di ASEAN (5,2 persen), diikuti Filipina (5,1 %), dan Malaysia (3,5 %), Vietnam (2,1 %), Singapura (1,9 %), dan Thailand (1,1 %).
Tampak bahwa angka kemiskinan dan penganguran yang tertinggi di ASEAN pada April 2024, membutuhkan upaya solusi yang multi-pendekatan (approaches). Ibadah kurban setidaknya dapat berkontribusi terhadap kalangan dhuafa dan fakir miskin, terutama bagi umat Islam yang membutuhkan.
Secara singkat, Idul Kurban, sangat berarti bagi seorang individu dan umat Islam yang dhuafa dan fakir miskin. Idul Kurban berimplikasi sosial-edukatif yang begitu luas dan mendalam terhadap upaya pemberdayaan umat yang membutuhkan, terutama: sebagai sarana mendekatkan diri atau meningkatkan derajat spiritualitas-keimanan umat Islam terhadap Sang Khalik.
Dari proses pelaksanaan ibadah kurban mengedukasi umatnya pula untuk menjunjung tinggi kejujuran dalam beragam aktivitas kehidupan duniawi (fana) untuk bekal kehidupan akhirat (kekal).
Ibadah kurban juga senantiasa memotivasi umat Islam (anak-anak, pemuda, dan orang dewasa) dalam pentingnya meningkatkan praktik toleransi dan solidaritas sesama umat dalam kehidupan duniawi, tanpa membedakan latar belakang ikatan primordial (etnis, agama, dan budaya). (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Abdullah-Idi-Guru-Besar-Sosiologi-UIN-RF-Palembang.jpg)