Breaking News:

Pilkada 2020 di Sumsel

KPU Musirawas Gelar Bimtek Pengelolaan dan Pertanggungjawaban Anggaran Hibah Pilkada

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Musirawas menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan dan Pertanggungjawaban Anggaran Hibah Pilkada

SRIPOKU.COM / Ahmad Farozi
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Musirawas menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan dan Pertanggungjawaban Anggaran Hibah Pilkada Kabupaten Musirawas 2020, Senin (27/7/2020). 

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Musirawas menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan dan Pertanggungjawaban Anggaran Hibah Pilkada Kabupaten Musirawas 2020, Senin (27/7/2020).

Sekretaris KPU Kabupaten Musirawas Nailul Azmi Nawawi mengatakan, bimtek ini digelar untuk penyelenggara disemua tingkatan, supaya mereka bisa mengelola keuangan terkait anggaran hibah pilkada Kabupaten Musirawas sesuai dengan mekanisme yang sudah ditentukan.

Adapun pemateri kegiatan ini adalah BPKP Perwakilan Sumsel, Plt Sekretaris KPU Sumsel dan Kapolres Musirawas.

Punya Koleksi APD Modis Penuh Warna, Dokter di Palembang Ini juga Edukasi Kecantikan Lewat Tik Tok

 

Apakah Sudah Boleh Menggelar Resepsi Pernikahan?

"Yang kita undang untuk mengikuti bimtek ini adalah Ketua PPK, Sekretaris PPK dan Bendahara PPK.
Tujuannya, supaya mereka memahami tentang pengelolaan anggaran hibah pilkada sesuai mekanisme yang sudah ditentukan," ujar Nailul Azmi Nawawi kepada Sripoku.com, Senin (27/7/2020).

Kapolres Musirawas AKBP Efrannedy sebagai salah satu narasumber dalam kegiatan tersebut mengatakan, pengelolaan dana hibah pilkada harus bisa dipertanggungjawabkan.

Karena itu, dia meminta agar dalam hal pengelolaan anggaran, dipergunakan sesuai dengan mekanisme yang sudah ditentukan.

"Kalau penyerapan anggaran tidak sesuai pasti muncul persoalan.

Maka bimtek ini dilaksanakan, saya terimakasih sekali KPU dan perangkatnya melaksanakan ini, supaya semua paham.

Video: Jadi Anak Nakal Sebelum Terkenal, Billy Syahputra Mengaku Pernah Dipenjara

 

Kesombongan Andre Taulany Diungkap Raffi Ahmad, Tak Mau Gaul dengan Artis Lain, Honor Disumbangkan

Ingat anggaran yang digunakan adalah anggaran negara. Satu rupiah pun harus bisa dipertanggung jawabkan sesuai mekanisme yang ditentukan," kata kapolres.

Terkait dengan penyelenggaraan pilkada kapolres menekankan, penyelenggara adalah ujung tombak dalam rangka kamtibmas dan kondusifitas pelaksanaannya.

Damai atau tidaknya pilkada tergantung dari penyelenggaranya.

11 Ekor Kambing Milik Warga Desa di Bengkulu Mati, Ditemukan Jejak Harimau, BKSDA Pasang Perangkap

 

Anjuran soal Makan Sebelum Solat Idul Adha dan Puasa Saat Solat Idul Adha? Ternyata Begini Hukumnya

"Saya pesan, jangan sampai kepentingan sesuatu hal mengorbankan kepentingan yang lebih besar. Situasi kamtibmas adalah sesuatu yang jauh lebih besar.

Karena itu, saya minta dalam penyelenggaraannya, semua perangkat ikuti aturan yang sudah ada sesuai mekanisme.

Kalau semuanya ikuti aturan main sesuai mekanisme, insha Allah pilkada kita kondusif, termasuk juga soal pengelolaan anggaran tadi," ujarnya. (ahmad farozi)

Penulis: Ahmad Farozi
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved