Opini
Merdeka Belajar, Merdeka Beriman: Refleksi Hari Kemerdekaan dalam Bingkai Pendidikan Islam
Dalam Islam, kemerdekaan bukan sekedar lepas dari belenggu penjajahan, tetapi terutama adalah kemerdekaan dari penghambaan kepada selain Allah.
Tayang:
Editor:
tarso romli
handout
Dr. Fitri Oviyanti, M.Ag
Dosen Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Fatah Palembang
Penutup
Kemerdekaan sejati adalah ketika manusia merdeka dalam berpikir dan beriman. Dalam konteks inilah, pendidikan Islam memegang peranan penting dalam menjaga dan meneruskan nilai-nilai perjuangan bangsa.
Melalui pendidikan yang memerdekakan akal dan hati, kita dapat mencetak generasi yang merdeka belajar dan merdeka beriman.
Di momen Hari Kemerdekaan ini, mari kita jadikan semangat kemerdekaan sebagai pengingat bahwa tugas kita belum selesai. Justru, perjuangan hari ini adalah memastikan bahwa setiap anak bangsa mendapat pendidikan yang memerdekakan dan membentuk mereka menjadi insan kamil: cerdas, beriman, dan berakhlak mulia. Wallahu a'lam Bisshowab. (*)
Berita Terkait: #Opini
| Menziarahi Reruntuhan Makna: Ketika Sejarah "Dikhianati" Demi Seremonial Belaka |
|
|---|
| Hati-hati dengan Diskon! |
|
|---|
| Digitalisasi Perbankan: Efisiensi Operasional atau Ancaman Keamanan Siber? |
|
|---|
| IHSG Awal 2026 Merosot Tajam: Mengapa Ini Justru Momentum Emas bagi Investor Jangka Panjang? |
|
|---|
| Menyelamatkan Masa Depan Santri: Agenda Mendesak Pembenahan Sistem Pesantren |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Oviyanti-Dosen-UIN-RF.jpg)