Opini
Opini: Sholawat, Ibadah Kurban, dan Pengorbanan Hari Ini
Sholawat adalah bentuk doa dan pujian kepada Nabi Muhammad SAW sebagai ungkapan rasa cinta dan hormat dari umatnya.
Shalawat, Ibadah Kurban, dan Pengorbanan Hari Ini
Oleh: Dr. Muhammad Walidin, M.Hum.
Dosen Prodi Bahasa dan Sastra Arab UIN Raden Fatah Palembang
SRIPOKU.COM -- DI antara zikir paling utama dalam Islam adalah bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Secara bahasa, sholawat berasal dari kata shalat, yang berarti doa, keberkahan, kesejahteraan, kesejahteraan, dan ibadah.
Secara istilah, sholawat adalah bentuk doa dan pujian kepada Nabi Muhammad SAW sebagai ungkapan rasa cinta dan hormat dari umatnya.
Junaidi Ahmad dalam Keajaiban Sholawat (2020) mengemukakan bahwa shalawat adalah doa yang ditujukan kepada Rasulullah SAW sebagai bukti cinta dan penghormatan umat kepadanya.
Perintah tentang sholawat ini termaktub dalam QS al-Ahzab: 56 yang berbunyi: "Sejujurnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam hormat hormat padanya."
Dari ayat tersebut, turunlah banyak hadis yang menjelaskan tentang pentingnya shalawat dan pahala bagi yang menzikirkannya. Salah satu hadis yang terkenal adalah "Barang siapa yang bershalawat saya sekali, maka Allah akan bershalawat untuknya sepuluh kali." (HR Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, dan Nasa'i).
Lebih lanjut, sebuah hadis yang diriwayatkan Ahmad menambahkan penjelasan tentang pahala bagi orang yang bersholawat.
Hadisnya berbunyi: “Barang siapa di antara umatmu yang bershalawat kepadamu sekali, maka Allah mengumpulkan sepuluh kebaikan, menghapuskan dari dirinya sepuluh keburukan, meninggikannya sepuluh derajat derajat, dan mengembalikannya sepuluh derajat pula'.” (HR Ahmad).
Pada hari akhir kelak, manusia yang paling banyak bersholawat pada Nabi Muhammad SAW akan mendapat tempat tersendiri di sisinya dan diberikan syafaat yang menjadi dambaan setiap ummat Muhammad.
“Sungguh manusia yang paling pertama bersamaku di Hari Kiamat adalah yang paling banyak bershalawat atasku.” (HR Tirmizi).
Dari berbagai pembahasan di atas, dapat dilihat bahwa shalawat dilantunkan oleh Allah, Malaikat, dan manusia.
Dengan demikian, bershalawat memiliki arti; jika datang dari Allah berarti memberikan rahmat, dari malaikat berarti meminta ampunan, dan jika dari orang-orang mukmin berarti berdoa supaya diberi rahmat.
Sholawat Ibrahimiyah
Dalam sehari semalam, umat Islam melaksanakan sholat lima waktu. Pada saat tasyahud akhir, ummat islam selalu melantukan salawat pada nabi Muhammad SAW digandengkan dengan sholawat pada nabi Ibrahim AS.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Ilustrasi-bacaan-Sholawat-Ibrahimiyah-simak-selengkapnya-beserta-keutamaan-mengamalkannya.jpg)