Berita OKI
Kisah Sedih Rumah Makan di Jalintim Sumatera, Perlahan Bangkrut Sejak Ada Jalan Tol Trans Sumatera
Di samping kanan dan kiri jalan nampak pemandangan puing-puing sisa bangunan dari beberapa rumah makan yang sudah terbengkalai.
"Sebelum ada jalan tol memang langganan mereka pengendara mobil-mobil pribadi dan mobil angkutan besar."
"Dan biasanya rame terus, tapi sejak tahun 2019 lalu menjadi sepi jarang ada yang lewat apalagi pembeli," ujar dia.
Hal senada disampaikan Ayura, salah seorang warga, yang menyebut jika sebelum ada Jalan Tol Trans Sumatera banyak mobil pribadi yang melintas.
Menurut Ayura, para pengendara sering mampir di rumah makan dan warung-warung kecil.
Namun, setelah jalan tol dibuka, satu per satu rumah makan dan warung-warung kecil gulung tikar.
"Bahkan pedagang asongan yang menggantungkan hidupnya ikut terdampak jalan tol."
"Mereka tidak bisa lagi berjualan seperti dulu saat banyak bus penumpang dan mobil pribadi melintasi jalintim Sumatera," ungkapnya.
Menurutnya, salah satu rumah makan seperti RM Singkarak Raya 2 yang menjual aneka masakan padang juga tidak dapat bertahan di tengah sulitnya mendapatkan pembeli sejak tiga tahun yang lalu.
"Restoran ini sudah tutup sekitar tiga tahun yang lalu."
"Tepatnya setelah dioperasikan jalan tol Lampung menuju Palembang," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com dengan judul Nasib Rumah Makan Pinggir Jalintim OKI Banyak Gulung Tikar Gegara Pengendara Pilih Lewat Tol
===
Simak berita Sripoku.com lainnya di Google News
MISTERI Sapi Jantan Hitam yang Terikat di Belakang Rumah Warga Tanjung Lubuk OKI, Ini Kata Polisi! |
![]() |
---|
SMA Negeri 2 Kayuagung Batalkan Study Tour ke Bali dan Yogyakarta, Dana Siswa Sudah Dikembalikan |
![]() |
---|
Panasnya Sengketa Lahan Plasma di OKI, Putusan MA 'Dimentahkan' di Meja Klarifikasi |
![]() |
---|
Mediasi Buntu, Sengketa Lahan di OKI Berakhir di Jalur Hukum |
![]() |
---|
Pemkab OKI Jamin Hak dan Kesejahteraan ASN di OKI Melalui Rekonsiliasi Data Taspen |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.