Berita OKI

MISTERI Sapi Jantan Hitam yang Terikat di Belakang Rumah Warga Tanjung Lubuk OKI, Ini Kata Polisi!

Setelah dilakukan pengecekan, sapi tersebut ternyata milik Bumdes Muara Telang, Kecamatan Teluk Gelam, yang sebelumnya dilaporkan hilang

Penulis: Nando Davinchi | Editor: Welly Hadinata
Sripoku.com/Nando Davinchi (Dokumen Polisi)
SAPI JANTAN HITAM - Seekor sapi jantan telah ditemukan terikat di pohon belakang rumah warga Kelurahan Tanjung Lubuk, Kabupaten Ogan Komering Ilir yang seolah sengaja disembunyikan oleh pelaku pencurian. 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG – Warga Tanjung Lubuk, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dikejutkan dengan penemuan seekor sapi jantan berwarna hitam yang terikat di pohon di belakang rumah salah satu warga, Rabu (27/8/2025) sore.

Penemuan tak biasa ini memicu berbagai spekulasi, termasuk dugaan pencurian hewan ternak.

Setelah dilakukan pengecekan, sapi tersebut ternyata milik Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Muara Telang, Kecamatan Teluk Gelam, yang sebelumnya dilaporkan hilang.

Kapolres OKI, AKBP Eko Rubiyanto, melalui Kapolsek Tanjung Lubuk Iptu Yogie Melta membenarkan kejadian tersebut.

"Benar, kemarin sore sekitar pukul 17.00 WIB, kami menerima laporan dari warga yang menemukan seekor sapi jantan terikat di pohon belakang rumah di Kelurahan Tanjung Lubuk," jelas Iptu Yogie saat dikonfirmasi, Kamis (28/8/2025).

Diduga Sempat Dicuri

Menurut keterangan awal dari warga, sapi tersebut diduga kuat merupakan hasil pencurian yang kemudian ditinggalkan pelaku karena situasi tidak memungkinkan.

"Dugaan awal, sapi sengaja ditinggal oleh pencuri karena mungkin khawatir ketahuan. Setelah dicek, ternyata sapi itu milik Bumdes dari program ketahanan pangan Desa Muara Telang yang sebelumnya dilaporkan hilang," jelasnya.

Setelah mendapatkan kepastian kepemilikan, pihak kepolisian segera menghubungi pemerintah desa terkait.

Kepala Desa Muara Telang kemudian datang langsung ke Polsek Tanjung Lubuk untuk mengambil kembali sapi tersebut.

"Sapi sudah diserahkan kepada Kades Muara Telang yang telah membuat surat pernyataan resmi saat pengambilan," pungkas Iptu Yogie.

Program Ketahanan Pangan

Sapi tersebut diketahui merupakan bagian dari program ketahanan pangan yang dijalankan oleh Bumdes Muara Telang.

Hilangnya sapi sempat menimbulkan keresahan di tingkat desa karena berdampak langsung pada aset usaha bersama milik warga.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved