Mimbar Jumat

Toleransi dan Pendidikan Agama Islam, Menjaga Harmoni dalam Kehidupan Berbangsa

Nilai toleransi terbukti menjadi perekat persatuan, terutama ketika berbagai elemen bangsa bersatu memperjuangkan kemerdekaan Bangsa dari penjajahan.

Editor: tarso romli
handout
Dr. Fitri Oviyanti, M.Ag Dosen Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Fatah Palembang 

PAI sebagai Media Pendidikan Toleransi
Salah satu prinsip kunci dalam toleransi adalah konsep tasamuh, yang menekankan sikap saling menghormati dan memberikan kebebasan kepada pemeluk agama lain untuk menjalankan keyakinan mereka tanpa paksaan atau diskriminasi.  

Dalil Al-Qur’an surat Al-Kafirun menjadi landasan penting dalam menghormati perbedaan keyakinan. Prinsip ini memperkuat ajaran bahwa agama adalah urusan pribadi antara manusia dan Tuhan.

Rasulullah Saw juga memberikan contoh toleransi beragama melalui perjanjian dan interaksi yang baik dengan komunitas non-muslim di Madinah, seperti kaum Yahudi dan Nasrani, yang hidup berdampingan dalam masyarakat tersebut.

Selanjutnya, pasal 3 UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) menyatakan bahwa pendidikan berfungsi untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa (Kusmara, 2024).

Salah satu tujuan pendidikan nasional adalah mengembangkan peserta didik menjadi manusia yang beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia (Kusmara, 2024).

Berhubungan dengan tujuan pendidikan nasional tersebut, PAI menjadi salah satu pilar penting untuk membentuk karakter siswa yang tidak hanya religius tetapi juga toleran terhadap perbedaan agama dan budaya yang ada di sekitarnya sebagai bagian dari kecerdasan spiritual mereka (Lubis, 2024).

Toleransi sebagi Kunci Harmoni Bangsa
Keragaman di Indonesia merupakan kekayaan yang unik. Di satu sisi keragaman ini dapat memicu konflik, tetapi di sisi lain, jika keragaman dikelola dengan baik, maka dapat menjadi potensi untuk menciptakan keharmonisan hidup berbangsa dan bernegara.

Islam sendiri menegaskan bahwa keragaman adalah sunnatullah. Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Hujurat ayat 13 bahwa manusia diciptakan berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar saling mengenal. Ayat ini menegaskan pentingnya sikap saling menghargai perbedaan sebagai jalan menuju persaudaraan kemanusiaan.

Dalam konteks Indonesia, semangat toleransi sejalan dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Nilai-nilai kebangsaan ini menjadi fondasi penting untuk merawat harmoni sosial. Pendidikan Agama Islam (PAI) berperan strategis menanamkan nilai toleransi kepada peserta didik, baik melalui materi ajar maupun keteladanan guru, sehingga keragaman tidak lagi dipandang sebagai ancaman, tetapi sebagai kekuatan pemersatu bangsa.

Sikap toleransi memiliki peran penting dalam mencegah potensi konflik sosial. Perbedaan suku, bahasa, budaya, maupun agama tidak seharusnya menjadi alasan terjadinya perpecahan. Justru dengan adanya sikap saling menghargai dan menghormati, masyarakat dapat membangun kerja sama yang produktif.

Dalam sejarah bangsa Indonesia, nilai toleransi terbukti menjadi perekat persatuan, terutama ketika berbagai elemen bangsa bersatu memperjuangkan kemerdekaan tanpa memandang perbedaan latar belakang. Hal ini menunjukkan bahwa toleransi bukan sekadar konsep, melainkan kekuatan nyata dalam menjaga harmoni bangsa.

Penutup
Toleransi merupakan kunci utama dalam merawat harmoni bangsa di tengah keragaman Indonesia. Melalui Pendidikan Agama Islam (PAI) yang menekankan nilai-nilai saling menghormati, mengasihi, dan menghargai perbedaan, generasi muda dapat dibentuk menjadi pribadi yang inklusif dan moderat. Nilai toleransi ini tidak hanya menjaga persatuan bangsa, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam membangun peradaban yang damai, adil, dan berkeadaban. (*)

Simak berita menarik lainnya di sripoku.com dengan mengklik Google News.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved