Opini
Shift Malam Terus Menerus Pada Buruh Bisa Meningkatkan Risiko Serangan Jantung
Kurang tidur dapat mengganggu kemampuan tubuh memperbaiki kerusakan pada pembuluh darah dan jantung, sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung.
Kedua, pentingnya bagi buruh untuk melakukan aktivita secara rutin serta melakukan olahraga secara teratur dimana frekwensinya tdiak memberatkan serta menghindarkan olahraga pada waktu malam hari.
Ketiga, memastikan lingkungan kerja bebas dari asap rokok dan menyediakan ruang laktasi.
Keempat, memberi tahu orang tentang pentingnya menjaga tingkat tidur yang cukup dan mengelola stres.
Kemudian memastikan Gerakan GPS yang sudah digalakkan Kementrian Ketenagakerjaan bisa berjalan dengan baik dan optimal.
Program GPS memiliki beberapa fokus yaitu deteksi dini penyakit pada pekerja, tempat kerja tanpa asap rokok, aktivitas fisik/olahraga, penyediaan ruang laktasi, perilaku hidup bersih dan sehat, penggunaan APD, tindakan P3K, dan promosi gizi seimbang bagi tenaga kerja. (*)
| Meningkatkan Keakuratan Hasil Sensus Ekonomi 2026 Melalui Ground Check |
|
|---|
| Sleep Training dan Bayi yang tak Lagi Bangun: Saat Tren Parenting Berubah Jadi Peringatan |
|
|---|
| Serba Serbi Kitab Undang Undang Hukum Pidana Baru |
|
|---|
| Pelecehan Seksual di Dunia Pendidikan, Alarm Darurat Degradasi Moralitas Generasi |
|
|---|
| Memaknai Budaya Dalam Konteks yang Berbeda |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/OPINI.jpg)