Opini
Menilik Pertanian Sumatera Selatan
Walaupun semakin menurun peranan sektor Pertanian dalam menopang perekonomian nasional dan regional di Indonesia masih sangat penting.
ST2023 juga mencatat sebesar 22,09 persen petani milineal Sumatera Selatan telah menggunakan teknologi digital dalam pengelolaan usaha pertaniannya.
Pemerintah provinsi Sumatera Selatan dan pemerintah kabupaten Se Sumatera Selatan harus menjadikan potensi SDM ini menjadi kekuatan serta peluang untuk pengembangan pertanian yang menerapkan teknologi pertanian yang lebih maju dan modern dimasa mendatang.
Kegiatan usaha pertanian di Sumatera Selatan masih sangat memungkinkan untuk dikembangkan karena didukung ketersedian lahan yang memadai. Pada tahun 2021 di Sumatera Selatan masih tersedia lahan yang tidak diusahakan lebih kurang seluas 575,88 ribu hektar.
Diduga luas lahan yang tersedia untuk kegiatan usaha pertanian jauh lebih luas lagi karena belum memperhitungkan luas lahan yang sementara tidak diusahakan. Lahan yang tidak diusahakan dan lahan sementara tidak diusahakan dapat dikelola atau difungsikan menjadi lahan tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan dan perikanan, sehingga diharapkan meningkatkan nilai tambah sektor Pertanian dalam perekonomian Sumatera Selatan.
Penutup
Kekuatan ekonomi Sumatera Selatan hingga saat ini utamanya bersumber dari sektor Pertambangan dan Penggalian khususnya pertambangan batu bara dan minyak bumi. Peranan sektor Pertambangan dan Penggalian dalam perekonomian Sumatera Selatan di tahun 2022 mencapai 27,64 persen.
Batu bara dan minyak bumi merupakan hasil bumi atau sumber energi yang tidak terbarukan dan suatu saat akan habis. Persediaan batu bara dan minyak bumi di Sumatera Selatan pada saatnya akan habis.
Oleh karena itu dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) harus sudah memasukkan program pembangunan sektor Pertanian dalam arti luas untuk menopang perekonomian Sumatera Selatan di masa depan.
Strategi pengembangan kegiatan usaha pertanian dan peningkatan produktivitas pertanian tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan dan perikanan baik yang dikelola rumahtangga dan perusahaan pertanian dalam jangka menengah harus sudah memiliki cetak biru dan konsisten dijalankan.
Sehingga secara bertahap peranan sektor Pertanian dalam jangka menengah semakin meningkat. Pertanian Sumatera Selatan maju kesejahteraan rakyat meningkat. Semoga.
| Memahami Mewujudkan Kodifikasi dan Univikasi Hukum Pidana. |
|
|---|
| Keberhasilan bukan Kecepatan, Melainkan Konsistensi dalam Berproses, Sebuah Renungan di Awal 2026 |
|
|---|
| OPINI: Stres, Kopi, Begadang: Tiga Kebiasaan Kecil yang Diam-diam Merusak Jantungmu |
|
|---|
| OPINI: Diskon Listrik Masih Dinanti Masyarakat Sumsel |
|
|---|
| Langkah Menuju Keadilan Pajak untuk Pedagang Online dan Offline |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Timbul-P-Silitonga.jpg)