Opini

Menilik Pertanian Sumatera Selatan

Walaupun semakin menurun peranan sektor Pertanian dalam menopang perekonomian nasional dan regional di Indonesia masih sangat penting.

Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM/Istimewa
Timbul P Silitonga (Statistisi Ahli Madya) 

(Oleh: Timbul P Silitonga-Statistisi Ahli Madya)

Walaupun semakin menurun peranan sektor Pertanian dalam menopang perekonomian nasional dan regional di Indonesia masih sangat penting. Sektor Pertanian penting dalam menyediakan kebutuhan pangan nasional dan regional baik nabati maupun hewani, sektor Pertanian penting dalam penyerapan tenaga kerja dan penanggulangan kemiskinan di daerah pedesaaan, sektor Pertanian penting dalam meningkatkan devisa negara di luar migas dan batu bara melalui ekspor komoditas pertanian dan hasil olahan pertanian, dll.

Tetapi dalam perjalanannya ke kedepan sektor Pertanian menghadapi kendala semakin berat khususnya subsektor Tanaman Pangan yang diakibatkan semakin sempitnya lahan pertanian karena berubah fungsi menjadi lahan perumahan/pemukiman dan lahan industri.

Sehubungan hal itu dalam pembangunan berkelanjutan diperlukan upaya mencegah alih fungsi lahan pertanian serta meningkatkan produktivitas pertanian, sehingga peranannya tetap penting dalam menopang perekonomian nasional maupun regional.

Keunggulan dan Kelemahan

Berdasarkan distribusi persentase Produk Domestik Regional Bruto Sumatera Selatan Atas Dasar Harga Berlaku (PDRB ADHB) sektor Pertanian (baca: Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan) merupakan salah satu sektor utama dalam struktur perekonomian Sumatera Selatan.

Dalam kurun waktu 4 (empat) tahun terakhir 2018-2022 peranan sektor Pertanian dalam perekonomian Sumatera Selatan berada dalam posisi 3 (tiga) setelah sektor Pertambangan dan Penggalian dan sektor Industri Pengolahan. Tetapi pada kurun waktu 2018-2022 peranan sektor Pertanian dalam perekonomian Sumatera Selatan semakin menurun.

Pada tahun 2018 peranan sektor Pertanian dalam perekonomian Sumatera Selatan sebesar 14,84 persen kemudian turun menjadi 13,23 persen di tahun 2022. Sementara itu peranan sektor Pertambangan dan Penggalian dan sektor Industri Pengolahan dalam perekonomian Sumatera Selatan di tahun 2022 secara berurutan sebesar 27,64 persen dan 17,50 persen.

Sektor lainnya yang juga cukup penting dalam perekonomian Sumatera Selatan pada kurun waktu yang sama yakni sektor Perdagangan Besar dan Eceran yang mana di tahun 2022 peranannya sebesar 12,95 persen.

Dalam sektor Pertanian itu sendiri peranan subsektor Perkebunan dan Tanaman Pangan merupakan yang terbesar masing-masing sebesar 34,83 persen dan 14,54 persen di tahun 2022.

Kondisi itu menunjukkan bahwa kegiatan usaha dan hasil perkebunan dan tanaman pangan merupakan kegiatan usaha dan komoditas unggulan pertanian di Sumatera Selatan.   

Pada tahun 2022 pertumbuhan sektor Pertanian sebesar 3,82 persen berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan.

Capaian pertumbuhan sektor Pertanian di tahun 2022 terutama didorong pertumbuhan subsektor Perkebunan sebesar 7,92 persen. Pertumbuhan sektor Pertanian menyumpang sebesar 0,64 persen terhadap pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan yang mencapai 5,23 persen di tahun 2022.

Kegiatan usaha pertanian mempunyai efek ganda karena produk-produk pertanian menghidupkan atau menggerakkan sektor Industri Pengolahan khususnya subkategori Industri Makanan dan Minuman serta menggerakkan sektor Pergangan Besar dan Eceran. Kondisi Januari-Oktober 2023 nilai ekspor hasil pertanian (karet dan kayu) dan hasil industri pengolahan produk pertanian (bahan dari karet, lemak dan minyak hewan/nabati, buah-buahan dan pulp) mencapai 47,08 persen dari total nilai ekspor Sumatera Selatan.

Pada masa puncak pandemi Covid-19 di tahun 2020 sektor Pertanian mampu menghasilkan nilai tambah yang siknifikan dalam perekonomian Sumatera Selatan dan tumbuh positif sebesar 1,75 persen, jauh di atas pertumbuhan sektor Industri Pengolahan sebesar 0,72 persen.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved