Perampokan Toko Emas di Pali

Usai Perampokan Toko Emas di Pali, Pedagang Resah Minta Dirikan Pos Polisi di Pasar Inpres Pendopo

"Selama 8 tahun berdagang emas di sini setahu saya, baru ini yang pertama kalinya ada perampokan toko emas di pasar Inpres

SRIPOKU.COM / Apriansyah Iskandar
Pasca peristiwa perampokan di Toko Mas Fateha di Pasar Inpres Pendopo, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, aktivitas pedagang emas masih berangsur normal, Rabu (1/11/2023). 

Ketika ditanya apakah  dampak dari perampokan kemarin membuat aktivitas jual beli emas saat ini terganggu, Beni juga membenarkan kalau jual beli emas saat ini sedang sepi.

"Tentunya berdampak juga, pelanggan jadi takut dan ragu untuk melakukan jual beli emas karena kejadian kemarin, apalagi sekarang ini saya beli masyarakat sedang turun dan memang sedang sepi, rata-rata Toko Emas di sini jam 12 siang sudah tutup,"ungkapnya.

Keresahan pedagang emas lainnya juga di  ungkapkan oleh Alan pemilik Toko Mas Mulia, dengan adanya kejadian perampokan kemarin tentunya membuat Alan resah, apalagi Toko emas miliknya yang didirikan oleh Ayahnya sejak tahun 1970 sudah beberapa kali mengalami perampokan.

"Sudah pasti resah, apalagi toko saya sudah beberapa kali dirampok, kalau bisa ada polisi yang berjaga di sini, karena saat ini kondisi pasar sedang sepi. Sekitar jam 11 ke atas kebanyakan toko-toko disini sudah pada tutup,"ungkapnya.

Diceritakan Alan, kalau toko emas usaha Ayahnya yang diteruskan olehnya sudah beberapa kali dirampok.

"Dulu kemungkinan ada sekitar tiga kali dirampok, untuk kejadiannya saya tidak tahu pasti, karena saat itu masih kecil, itu dijalani Ayah saya, kalau saat ini selama saya meneruskan usah ini belum pernah," ceritanya.

Untuk itu Alan berharap, keamanan di sekitar pasar Inpres Pendopo lebih ditingkatkan lagi, agar situasi pasar kondusif dan aktivitas jual beli lancar.

"Kalau untuk keamanan saya pasang CCTV, tapi kami berharap keamanan di pasar Inpres Pendopo lebih ditingkatkan lagi kedepannya," pintanya. (cr42)
 
 
 

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved