Berita OKU

Feriyansyah Tewas Dikeroyok Anak Beranak di OKU, Satu Tersangka Sudah Diamankan Polisi

Pengeroyokan yang dilakukan tersangka Febi Weliansyah  bersama ayah dan adik kandungnya ini , mengakibatkan korban tewas di lokasi kejadian

Penulis: Leni Juwita | Editor: tarso romli
handout
KORBAN DAN PELAKU - Feriansyah bin Ahmadal Badri (41), tewas setelah dikeroyok tiga beranak saat dilakukan visum di RSUD DR Ibnu Sutowo Baturaja. (Kiri) Satu dari tersangka penganiayaan berhasil diamankan polisi. 

SRIPOKU.COM, BATURAJA -- Peristiwa memilukan menimpa Feriyansyah bin Ahmadal Badri (41),  petani Desa Lubuk Rukam Kecamatan Peninjauan Kabupaten OKU tewas dengan sekitar 9 bacokan.

Pengeroyokan yang dilakukan tersangka Febi Weliansyah  bersama ayah dan adik kandungnya ini , mengakibatkan korban tewas di lokasi kejadian.  

Pelaku diketahui Febi Weliansyah dan Sahrijal (ayah kandung Febi Weliansyah)  serta Niken Yolanda Putra (adik kandung Febi Weliansyah).  

Peristiwa berdarah itu terjadi Sabtu (30/8/2025) pukul 21.30 WIB  malam di Dusun 7 Desa Lubuk Rukam, Kecamatan Peninjauan Kabupaten Ogan Komering Ulu .

Kronologis kejadian,  pada hari Sabtu (30/8/2025) sekitar pukul 21.30 WIB bertempat di bengkel Nofriadi bin Zaroyen di Dusun 7 Desa Lubuk Rukam.

Pelaku Febi Weliansyah mendatangi  Feriyansyah yang  sedang memperbaiki sepeda motor.

Dari atas sepeda motor Febi Weliansyah mengatakan " Oh ado jagoan ini di sini", kemudian pelaku Febi Weliansyah pergi.

Berselang sekitar 10 menit kemudian, pelaku Febi Weliansyah datang kembali bersama Sahrijal (Ayah kandungnya)  dan Niken Yolanda Putra (adik kandung Febi Wliansyah) dengan membawa parang.

Melihat bahaya yang mengancam Feriyansyah bin Ahmadal Badri berlari ke belakang arah dapur rumah Nofriadi kemudian terjadilah perkelahian.

Dalam  perkelahian tersebut  Febi Weliyansyah  mengalami luka  bacok di bagian kepala sebanyak (2 bacokan) , di lengan sebelah kanan (1 bacokan), di lengan sebelah kiri (1 bacokan) , di betis kanan (2 bacokan) di belikat kanan (1  bacokan) di  bahu kiri (1 bacokan) jari kiri (1 bacokan) dan kelingking dan jari manis.

Korban  berusaha berlari ke depan namun dikejar pelaku, dan korban  terjatuh kemudian  meninggal dunia  di TKP.

Baca juga: Remaja Perempuan Tenggelam di Sungai Musi, Saat Menyebrang Untuk Buat Video Festival

Korban tergeletak tak bernyawa  di samping rumah Nofriadi,  setelah itu para pelaku melarikan diri.

Kasus penganiyaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia ini kemudian dilaporkan oleh Hari Aryanto (49), alamat Dusun 3 Desa Lubuk Rukam, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten OKU ke polisi.

Mendapat laporan pada hari minggu tanggal 31 Agustus 2025 sekira jam 05.30 WIB, Kanit Reskrim Polsek Penijauan langsung  mendapatkan informasi bahwa pelaku atas nama Niken Yolanda Saputra berada di rumah Kades Lubuk Rukam.

Kemudian Kapolsek Peninjauan  IPTU Deddy Iskandar S.E, bersama dengan Kanit Reskrim IPDA  Rery Handri Idyan  S.H dan anggota Reskrim langsung menuju rumah Kades Lubuk Rukam dan mengamankan Niken Yolanda Putra.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved