Breaking News:

Amal Gemilang

Ibadah Ramadhan, Amal Gemilang Dibuang  Sayang

Berbicara tentang gilang gemilang akhir-akhir ini banyak muncul, terutama melalui Media Ele­k­tro­nik.

Editor: Salman Rasyidin
Ibadah Ramadhan, Amal Gemilang Dibuang  Sayang
ist
H. Muhammad Syubli LN

Oleh: H. Muhammad Syubli LN

Majelis Mustasyar  Dewan Masjid Indonesia Wilayah Sumsel

Berbicara tentang gilang gemilang akhir-akhir ini banyak muncul, terutama melalui Media Ele­k­tro­nik.

Ada yang merayakan ulang tahun “Gemilang” pesta gemilang dan gemilang-gemilang la­in­nya.

Siapa saja yang bisa merasakan dan menikmati hasil dari “karya Gemilang” itu ?

Mungkin be­berapa orang saja, atau satu komunitas saja.

Kini muncul pula “Amal Gemilang”.  

Bedanya ka­lau “Karya Gemilang” itu hanya dirasakan dan dinikmati oleh sekelompok orang atau satu “Ko­munitas”saja. “Amal Gemilang” ini bisa dinikmati, dirasakan oleh semua orang (individu), se­mua komunitas, semua aliran bahkan semua bangsa.

Artinya multi komunitas, apa yang di­mak­sud dengan “amal gemilang” itu?

Bila disebut “Amal” dapat dipastikan semua pembaca bisa mengira, bisa menebak dan yakin yang dimaksud dengan “Amal” berkaitan dengan Agama, khususnya Islam.

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved