Breaking News:

Tantangan Perkuliahan Daring Di Sumsel

Tantangan Perkuliahan Daring Di Sumsel “Catatan Kecil Memasuki Perkuliahan Daring Tahun 2021"

Memasuki semester genap tahun akademik 2020/2021 dapat di­la­ku­kan secara campuran dalam jaringan, dan tatap mu­ka dengan protokol ke­­sehatan ketat.

ist
Dr. Ir. H. Abdul Nadjib, MM 

Bentuk perkuliahan yang dapat dijadikan solusi dalam masa pandemi covid-19 adalah pem­be­­lajaran daring.

Pembelajaran daring merupakan pembelajaran “dalam jaringan” se­­bagai ter­je­mahan dari istilah online yang bermakna tersambung ke dalam jaringan ko­m­­puter.

Pem­be­la­jaran daring mampu mempertemukan mahasiswa dan dosen untuk me­laksanakan interaksi pem­­belajaran dengan bantuan internet.

Pada tataran pelaksa­na­an­nya pembelajaran daring me­mer­lukan dukungan perangkat-perangkat mobile seperti smar­pho­ne atau telepon adroid, lap­top, komputer, tablet, dan iphone yang dapat diper­gu­nakan untuk mengakses informasi kapan saja dan dimana saja.

Pelaksanaan pembelajaran daring yang selama ini digunakan sebagai pendamping meto­de pem­belajaran In Class, pada masa pandemi ini harus menjadi metode pembelajaran uta­ma de­mi tetap terlaksananya proses belajar mengajar.

Perkuliahan daring meng­gu­na­kan aplikasi se­perti Zoom, Google Classroom, Google Meet dan berbagai virtual account la­innya yang ber­ba­sis internet, tentunya mem­bu­tuh­kan kuota data internet bagi pengajar mau­pun mahasiswa.

Me­nurut (Daryanto, 2013:31) karakteristik pembelajaran secara da­ring (E-Learning) men­cip­takan pembelajaran antara peserta didik dan pendidik yang ti­dak harus bertatap muka.

Tetapi, pertemuan dapat terwakili dengan kehadiran media in­ternet yang digunakan.

Budaya Adaptif Perguruan Tinggi

Pandemi COVID-19 menyebabkan perguruan tinggi melakukan budaya adaptif.

Halaman
1234
Editor: Salman Rasyidin
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved