Breaking News:

Kampus Merdeka

Memaknai Kampus Merdeka, Indonesia Jaya

Dirjen Dikti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Prof. Nizam, Pada 14 September 2020 lalu meluncurkan logo Kampus Merdeka, Indonesia Jaya se­­cara

ist
Dr. Yazwardi Jaya 

Mendapatkan hard skills dan soft skills tidak hanya dari ruang kuliah, perpustakaan, dan la­boratorium, tapi juga dari dunia kerja sebagai kampus kehidupan,”

Ada secercah harapan yang luar biasa pada dunia pendidikan ketika sebagian besar orang tua dan pengamat pendidikan semakin harap-harap cemas terhadap kondisi pendidikan dan su­a­sa­na pem­be­lajaran daring terutama di era new normal ini. 

Konsep Merdeka Belajar yang di­ga­gas Menteri Nadiem Makarim terdorong karena keinginannya menciptakan suasana belajar yang bahagia tan­pa dibebani dengan pencapaian skor atau nilai tertentu tetapi melahirkan anak bangsa yang man­diri, kreatif, visioner, dan kompetitif.

Merdeka dalam artian kebebasan memilih kompetensi untuk menghadapi dunia kerja yang nya­ta di era masyarakat 5.0 (5.0 Society). Dunia pendidikan diharapkan tidak lagi “me­masung” dengan menghadirkan kurikulum-kurikulum dan sistem pembelajaran yang rigid, ka­ku, dan tidak demo­kratis.

Metode pembelajaran juga akan berubah dari sistem kelas (Class system) yang dominan da­lam ruangan menjadi di luar kelas (outing class).

Nuansa pembelajaran akan lebih nyaman, ka­rena murid dapat berdiskusi lebih leluasa dengan guru, tidak hanya mendengarkan penje­las­an guru, tetapi lebih membentuk karakter peserta didik yang berani, mandiri, cerdik dalam ber­­gaul, ber­adab, sopan, dan yang lebih penting adalah berkompetensi.

Tidak lagi meng­an­dal­kan sistem ran­king yang menurut beberapa survei hanya meresahkan anak dan orang tua saja.

Ka­rena sesung­guhnya setiap anak memiliki bakat dan kecerdasannya dalam bidang masing-ma­sing.

Sistem ini di­harapkan melahirkan outcomes pendidikan para pelajar dan alumni yang siap kerja,kompeten, dan tetap berkhlak mulia dan berbudi luhur.

Fun Learning pada Pendidikan Dasar dan Menengah

Halaman
1234
Editor: Salman Rasyidin
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved