Berita Lahat
Ada Warganya Tewas di Cafe, Sekda Lahat Enggan Dibilang Kecolongan, Tiap Hari Dirazia tapi Sepi
Peristiwa perkelahian di cafe Rahmat, di tepian Lematang Desa Tanjung Payang, Kecamatan Lahat Selatan, Kabupaten Lahat, mewaskan seorang warga, Jumat
Penulis: Ehdi Amin | Editor: Yandi Triansyah
Laporan wartawan Sripoku. Com Ehdi Amin Lahat
SRIPOKU.COM, LAHAT -- Peristiwa perkelahian di cafe Rahmat,
di tepian Lematang Desa Tanjung Payang, Kecamatan Lahat Selatan, Kabupaten Lahat, mewaskan seorang warga, Jumat (26/6) sekira pukul 02.15 WIB.
Meski Pemkab Lahat melalui Dinas Sat Pol PP Lahat, kerap melakukan razia.
Bahkan, razia rutin hampir setiap malam dilakukan saat pandemi covid 19 baik itu miras, hiburan malam hingga warga yang berkumpul.
• Polres Lahat Buru 3 Pelaku Pembunuhan di Cafe Rahmat Tepian Lematang, Diduga Dipicu Hal Sepeleh
• 135.000 Kader di Sumsel Diminta tak Terpancing Emosi Atas Aksi Pembakaran Bendera PDI Perjuangan
Meski demikian, masih saja di temukan cafe yang buka dan ratusan miras seperti ditemukan Sekda Lahat, Januarsyah bersama Kasat Pol PP, Fauzan Khori Denin.
"Ya kenapa kita gencar dalam merazia miras karena sudah banyak yang jadi korban. Ada yang matanya buta hingga tewas dan seperti terjadi di cafe rahmat ini. Akibat miras berkelahi lalu ada yang tewas, "kata Januarsyah, Jumat (26/6/2020).
Namun demikian, Januarsyah enggan dibilang kecolongan terhadap penemuan cafe tak berizin dan ratusan botol miras di cafe yang berada di tepian sungai Lematang, Lahat.
Kila Januarsyah, bahwa pihaknya telah bebarapa kali merazia kawasan kafe Rahmat tersebut.
Namun, saat dirazia selalu sepi dan tak ada aktifitas.
• Wong Kito Antusias Ikut Rapid Test Massal di Monpera Palembang, belum Ada yang Lanjut Tes Swab
• India Desak Rusia Percepat Pengiriman Rudal S-400 yang Dipesan
Atas kejadian tersebut Januarsyah, menegaskan akan semakin aktif dan menertibkan kafe yang tak berizin.
"Ya saat ini saja sudah ada ribuan botol yang kita amankan dari razia diberbagai tempat.
Khusus di sini, sebenarnya sudah sering kita razia tapi saat kita datang situasi sepi dan tanpa aktifitas, "ujarnya.
Sementara, Fery (30) warga Kota Lahat, mengaku prihatin dengan masih maraknya miras di Lahat.
Fery menganggap, sejauh ini Pemkab Lahat belum serius dan tegas membrangus predaran miras dan cafe hiburn malam.
"Kalau gak terpantau saya kira gak mungkin.
• Potret Haru, Seorang Ibu Bawakan Bunga Dihari Wisuda Anaknya, Sangat Sederhana dan Tulus!
• Pria Ini Temukan Mempelai Wanitanya, Usai Posting Foto Pernikahannya 16 Tahun Lalu, Tak Disangka!
Lokasi kafe ada di Kota. Terbukti belum serius menindak miras. kan ditemukan ratusan botol di cafe yang terjadi peristiwa pembunuhan. Tapi setiap kali razia bilangnya tak pernah dapat,"ujarnya.