Virus Corona di Sumsel

Dampak Covid-19, PAD Empat Lawang Turun Drastis, Sudah Beberapa Bulan Petugas Penagih Pajak Distop

Pandemi Covid-19 beberapa bulan terkhir ini sangat berpengaruh pada capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Empat Lawang

Penulis: Awijaya | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Awijaya
Kepala BP2RD Pat Lawang, Chandra 

SRIPOKU.COM,EMPATLAWANG -- Pandemi Covid-19 beberapa bulan terkhir ini sangat berpengaruh pada capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Empat Lawang

Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Retribusi Daerah (BP2RD) Kabupaten Empat Lawang, Chandra.

Menurutnya PAD Kabupaten Empat Lawang, periode Januari - Mei 2020 ini mengalami penurunan.

Dari data yang dimiliki pihaknya saat ini, PAD baru mencapai sekitar 25 Persen.

Pengelola Rumah Sehat Covid-19 Jakabaring Palembang Klaim tidak Pernah Tahan Pasien yang Sembuh

 

Meski Angka Covid-19 di Sumsel Naik, Namun Laju Positif Corona Lebih Rendah, Begini Penjelasan Jubir

Penurunan itu disebabkan masa pandemi virus corona ini.
Karena selama pandemi Covid-19, kata Chandra, seperti hotel, restoran, PBB, BPHTB yang sepi bahkan ada yang tidak buka sehingga PAD pajak dari sektor itu mengalami penurunan dalam beberapa bulan ini.

" PAD untuk pajak Murni, dari Januari sampai Mei sangat menurun drastis, " kata Chandra, Senin (22/6/2020).

Meski Angka Covid-19 di Sumsel Naik, Namun Laju Positif Corona Lebih Rendah, Begini Penjelasan Jubir

 

Belajar Pancasila Lewat Permainan Rakyat, BPIP Akan Merencanakan Sumsel Menjadi Lokasi Trial

Bahkan, sambungnya, sudah beberapa bulan terakhir ini telah menyetop petugas penagihan.

Ia berharap agar perekonomian pulih kembali, sehingga penurunan periode Januari - Mei dapat normal kembali.

John Kei Diduga Menjadi Otak dari Rencana Pembunuhan terhadap Pamannya, Nus Kei, Ini Dugaan Motifnya

 

Bujuk Rayu Seorang Pria Berusia 62 Tahun di Muba, Diduga Setubuhi Asisten Rumah Tangganya Sendiri

"Meskipun demikian, kami tetap optimistis dalam mengenjot PAD Kabupaten Empat Lawang ini. Mudah-mudah diharapkan pada APBDP nanti normal kembali," katanya.

Seraya menyebut hingga kini PAD Empat Lawang tahun 2020 baru sekitar Rp 2,7 Milyar yang bersumber dari pajak murni.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved