Kasusnya Kembali Naik di Jakarta, Apakah Covid-19 Akan Meledak Lagi Seperti 2020 ?

Dinas Kesehatan DKI Jakarta melaporkan peningkatan jumlah kasus positif Covid-19 sepanjang akhir 2023.

Peter Parks/AFP
Seorang perawat (tengah) berjalan melalui pusat sementara untuk pasien yang didirikan di luar Caritas Medical Center di Hong Kong pada 16 Februari 2022, saat kota itu menghadapi gelombang virus corona Covid-19 terburuk hingga saat ini. Pemerintah Hong Kong menggunakan kekuatan darurat yang memungkinkan dokter dan perawat dari China daratan untuk membantu mengatasi lonjakan Covid-19. 

SRIPOKU.COM, JAKARTA -- Sepanjang akhir tahun 2023, Dinas Kesehatan DKI Jakarta justru melaporkan adanya peningkatan dari kasus positif Covid-19.

Per 3 Desember 2023, berdasarkan data terbaru dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta, sebanyak 80 warga dinyatakan positif Covid-19.

Kasus ini meningkat sebanyak 55 kasus dari data yang tercatat pada pertengahan November 2023.

Peningkatan kasus Covid-19 di Jakarta juga dibenarkan Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Keseharan DKI Jakarta, Ngabila Salama.

Menurutnya, kenaikan pasien positif Covid-19 terjadi di bulan November hingga Desember 2023

Namun menurutnya, kenaikan ini masih terkendali karena tidak ada kenaikan jumlah pasien yang perlu dirawat di rumah sakit.

"Warga diimbau untuk kembali menerapkan protokol kesehatan serta perilaku hidup bersih dan sehat,” kata Ngabila, diberitakan Kompas.id, Jumat (8/12/2023).

Saat ini, pasien hanya perlu menjalani isolasi mandiri selama tiga hari dengan pantauan dari Puskesmas terdekat.

Tak hanya di DKI Jakarta, Satgas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) juga mencatat peningkatan kasus Covid-19 di Indonesia.

Pada 2 Oktober sampai 26 November 2023, tercatat ada 151 kasus konfirmasi positif Covid-19 dengan satu kasus meninggal dunia.

Berkaca dari situasi ini, akankah kasus Covid-19 kembali meledak seperti masa pandemi 2020?

===

Potensi ledakan kasus Covid-19

Epidemiolog dari Griffith University Australia Dicky Budiman mengatakan, Covid-19 tidak hilang meski saat ini pandemi telah berakhir.

"Covid-19 ini menjadi endemik yang akan selalu ada menjadi masalah di sekitar kita."

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved