Berita Palembang

Belajar Pancasila Lewat Permainan Rakyat, BPIP Akan Merencanakan Sumsel Menjadi Lokasi Trial

Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) berupaya menumbuhkan kembali kesadaran terhadap nilai-nilai Pancasila kepada Generasi muda.

SRIPOKU.COM / Rahmaliyah
Audiensi BPIP dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Sumatera Selatan, Senin (22/6/2020) 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) berupaya menumbuhkan kembali kesadaran terhadap nilai-nilai Pancasila kepada Generasi muda.

Salah satunya melalui permainan rakyat dan olahraga tradisional Indonesia.

Tim Deputi Pengendalian dan Evaluasi BPIP melalui Kepala Subdirektorat Pengendalian III BPIP Leo Efriansa, S.STP, M.Si mengatakan, di Indonesia memiliki banyak macam permainan yang di dalamnya mencerminkan nilai-nilai pancasila.

John Kei Diduga Menjadi Otak dari Rencana Pembunuhan terhadap Pamannya, Nus Kei, Ini Dugaan Motifnya

 

Andre & Sule Masuk 10 Besar Youtuber Indonesia Penghasilan Tertinggi, Baim Paula No 1, Raffi Ahmad?

Di tengah kemajuan zaman penanaman nilai Pancasila menjadi hal penting bagi generasi muda.

Namun, BPIP memilih cara yang mudah dipahami sesuai dengan kearifan lokalnya.

"Permainan rakyat dan olahraga tradisional merupakan salah satu metode yang kita gunakan dalam penanaman nilai-nilai Pancasila, permainan rakyat disamping memberikan hiburan dan sarana untuk mewariskan nilai-nilai yang diyakini kebenarannya dalam kehidupan masyarakat," jelasnya, Senin (22/6/2020).

Leo menambahkan, sejauh ini program penanaman nilai Pancasila melalui permainan rakyat sudah dijalankan dibeberapa daerah, mulai dari tingkat pendidikan Sekolah Dasar dan SMP.

Kisah Seorang Pelajar di Palembang, Ditabrak & Handpone Dirampas Jambret Saat Berteduh di Jakabaring

 

Bujuk Rayu Seorang Pria Berusia 62 Tahun di Muba, Diduga Setubuhi Asisten Rumah Tangganya Sendiri

BPIP akan merencanakan Sumsel menjadi lokasi trial atau uji coba permainan Panca MaIndonesia.

Dimana Panca MaIndonesia adalah sebuah konsep pendekatan tentang pemanfaatan dan pembudayaan nilai-nilai Pancasila melalui permainan rakyat dan olahraga tradisional.

"Ada lima permainan yang akan kita coba seperti Egrang, terompah, tarik tambang, cak ekling, dam-daman (catur Jawa). Sembari bermain akan kita jelaskan filosofi nilai Pancasila yang tertanam di permainan itu," jelasnya.

Diserang Kelompok Jhon Kei Bersenjata, Istri dan Anak Nus Kei Berhasil Lolos, Begini Kronologinya!

 

Kisah Sedih Suami Istri Meninggal Positif Corona, Padahal Jarang Keluar Rumah, Kini Anaknya Tertular

Namun, dengan kondisi Covid-19 BPIP bersama Komunitas Permainan dan Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI) menyiapkan beberapa konsep untuk merealisasikan kegiatan ini.

Melalui permainan virtual dan Forum Group Discuss (FGD) dengan mengajak guru-guru agar bisa turut mengajarkan permainan ini pada generasi muda.

Mengenal John Kei, Mafia yang Baru Bebas Bersyarat Pada Kasus Pembunuhan, Ini Rekam Jejaknya

 

Waktu Sholat Ashar Hari Ini Senin 22 Juni 2020, Ini Bacaan Niat Salat Ashar & Tata Cara Sholat Ashar

"Kita ingin penanaman nilai Pancasila ini disampaikan dengan cara kekinian agar bisa tersampaikan jelas.

Melalui Panca MaIndonesia ini selain pelestarian budaya pelajar akan jauh lebih mudah memahami nilai-nilai Pancasila yang telah ada dalam kehidupan masyarakat Indonesia," tutupnya.

Penulis: Rahmaliyah
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved