Virus Corona di Sumsel
UPDATE Virus Corona di Sumsel- Warga Komplek Liverpool Jakabaring Semprot Disinfektan Secara Mandiri
penyebaran virus corona jenis baru (Covid-19) meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungannya untuk mencegah Covid-19.
Penulis: Odi Aria Saputra | Editor: Welly Hadinata
"Jadi kalau cuma sakit Panu tidak usah ke Puskesmas, nanti Panunya hilang, pulang ke rumah bawa Covid-19," katanya.
Ia juga meminta warga untuk waspada jika mengidap penyakit demam, sesak nafas, atau memiliki riwayat dari zona merah Indonesia, seperti baru datang dari Jakarta, Bandung dan Bogor, karena itu termasuk transmisi lokal, yakni orang yang positif menularkan orang lain seperti keluarga, kerabat dan tetangga, jadi harus wasapda.
"Jadi jaga jarak aman, satu sampai dua meter adalah jarak aman karena virus menular dari percikan tubuh seperti bersin dan batuk. Bersin itu kecepatannya sangat cepat dan dapat berpindah," ungkap dr Bertha.
Perwakilan warga Komplek Liverpool II, M Ali Hanafiah menambahkan, tidak ada warganya yang terserang Covid-19. Namun demikian, mengingat penyebaran virus sangat mengkhawatirkan, warga berinisiatif melakukan pencegahan melalui penyemprotan disinfektan secara bergotong-royong
“Melalui kegiatan itu, diharapkan dapat mencegah penyebaran Covid-19, terutama di wilayah kami, Komplek Liverpool II, karena seperti yang kita ketahui bahwa Corona sudah menjadi pandemi dan sudah lebih dari 100 orang meninggal dunia akibat Corona," kata Ali.