Hikmah Di Balik Kontroversi Repatriasi WNI Eks ISIS Ke Tanah Air

Al-Quran, kitab suci umat Islam telah memerintahkan umatnya untuk memperhatikan segala pe­ris­­tiwa yang terjadi, agar dapat diambil manfaat

Hikmah Di Balik Kontroversi Repatriasi WNI Eks ISIS Ke Tanah Air
ISTIMEWA
Otoman, S.S., Hum.

Hikmah Di Balik Kontroversi Repatriasi WNI Eks ISIS Ke Tanah Air

Oleh:Otoman, S.S., Hum. 

Dosen Sejarah Peradaban Islam UIN Raden Fatah Palembang

Al-Quran, kitab suci umat Islam telah memerintahkan umatnya untuk memperhatikan segala pe­ris­­tiwa yang terjadi, agar dapat diambil manfaat sebagai sumber pembelajaran di samping ber­fu­ng­si sebagai nasehat sekaligus peringatan.

Di antaranya QS. 59: 18, Apakah mereka tidak ber­jalan di muka bumi ini sehingga mereka dapat melihat bagaimana kesudahan (sejarah) orang-o­ra­ng sebelum mereka”.

Peristiwa yang dialami eks ISIS dapat dijadikan salah satu pembelajaran bagi kita sebagai umat yang berakal dan beragama.

Akhir-akhir ini masyarakat dunia termasuk Indonesia disajikan berita tentang penanganan eks ISIS yang ingin kembali ke tanah air masing-masing, baik yang didasari oleh keinginan sendiri mau­pun karena desakan otoritas pemerintahan dimana kamp-kamp pengungsian itu berada.

Hal ini menuai kontroversi dari berbagai negara asal eks ISIS dalam menyikapi dan memberikan ke­putusan yang diyakini sebagai solusi paling tepat.

Sejak keruntuhan ISIS Maret 2019 yang lalu, masyarakat internasional berpikir soal apa yang mes­­ti dilakukan terhadap keluarga para petempur kelompok teror itu.

Berangkat dari kepri­ha­tin­an terhadap belasan ribu orang terlantar di pelbagai kamp pengungsian di Timur Tengah, dan yang terbanyak berada di kamp Al-Hol, Timur Laut Suriah. Pada 19 Juni 2019 saja, AFP merilis a­da sekitar 12.000 Warga Negara Asing yang berasal dari 40 negara, termasuk dari Indonesia ma­sih terlantar, dan yang lebih memprihatinkan lagi mereka terdiri dari 4000 kaum perempuan dan 8000 anak-anak.

Halaman
1234
Editor: Salman Rasyidin
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved