Bancakan APBD
Menyorot Korupsi Bancakan APBD, Pembelajaran Bagi Anggota DPRD yang Baru
Barang siapa yang mempunyai peluang untuk memasuki panggung politik, otomatis mempunyai prospek yang sama untuk menggaet kekayaan material.
Keempat, korupsi yang dilakukan oleh anggota DPRD dengan sendirinya akan menimbulkan fitnah dan penilaian buruk yang berujung pada rasa sakit hati bagi sebagian anggota DPRD yang masih jujur dan amanah.
Implikasi dari perilaku sebagian anggota DPRD tersebut melahirkan sinisme.
Sinisme itu, disampaikan Jeremy Pope (2007) dengan mengatakan parlemen hanya dilihat sebagai kumpulan orang-orang yang tidak bermoral.
Mereka tidak bisa diharapkan untuk pioner terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik dan perjuangan melawan korupsi.
Maraknya kasus korupsi massal anggota DPRD tidak dapat terus menerus dibiarkan.
Kasus-kasus korupsi APBD di berbagai daerah seharusnya menjadi peringatan dan pembelajaran bagi semua anggota DPRD untuk berhenti melakukan praktik korupsi.
Sekarang saatnya anggota DPRD yang baru dilantik di berbagai daerah membangun kembali institusi DPRD.
Keterpurukan DPRD karena terbelit skandal korupsi perlu dijadikan pelajaran berharga.
Sebagai lembaga perwakilan rakyat daerah saatnya untuk memperbaiki diri dengan cara bekerja secara sungguh-sungguh kepada masyarakatnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/hendrakusuma.jpg)