Gema yang Tak Akan Terdengar Lagi

"Tak pernah kita pikirkan kelak akan sampai pada kepunahan, Begitu pula pikirannya burung Dodo dahulu kala."

Editor: Salman Rasyidin
ist
Dr. Taeyoung Cho 

Mungkin masih banyak berbagai jenis sastra disimpan di masyarakat daerah, jika menyadari sekitar 80-an sub-dialek dituturkan di seluruh pelosok Sumatera Selatan.

Akan tetapi, sastra berjenis lisan seperti Rendai, Berejung, Cerite Panjang, Andai-andai, atau Tebangan Besak di Sumatera Selatan, nasib kelanjutannya kelihatan agak malang dengan situasinya bahwa bahasa-bahasa daerah pun merosot pesat penuturnya.

Kita mungkin tidak akan bisa mendengar lagi suara lisan Rejung dan Guritan atau suara permainan kanak-kanak dalam bahasa-bahasa daerah di Sumatera Selatan, jika tidak memberi perhatian pada kelanjutan keberadaan bahasa lokal.

Apabila gema bahasa-bahasa daerah tidak terdengar lagi, kita pun tidak dapat menyaksikan keberagaman kita sendiri di bumi Sriwijaya. ***

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved