Berita Muba

Tindak Tegas Truk Kelebihan Muatan Sebagai Penyebab Jalan Rusak, Pemkab Muba Pasang Portal

Tindakan tegas yang dilakukan Pemkab Muba dalam hal ini Forum Lalu Lintas Muba dengan memasang portal di sejumlah titik.

Tindak Tegas Truk Kelebihan Muatan Sebagai Penyebab Jalan Rusak, Pemkab Muba Pasang Portal
SRIPOKU.COM/FAJERI RAMADHONI
Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi pada saat memimpin rapat rutin Forum LLAJ. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

SRIPOKU.COM, SEKAYU -- Banyaknya keluhan masyarakat soal jalan rusak disebabkan oleh kendaraan Over Dimensi dan Overload (ODOL) atau kelibahan muatan langsung ditanggapi oleh Pemkab Muba.

Tindakan tegas yang dilakukan Pemkab Muba dalam hal ini Forum Lalu Lintas Muba dengan memasang portal di sejumlah titik. 

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Muba, H Pathi Riduan SE ATD, mengatakan banyaknya laporan dan keluhan masyarakat terhadap kerusakan jalan baik di jalan Kabupaten hingga Provinsi dan Nasional.

Pihaknya mengambil tindakan bersama forum dalam membuat portal dalam membatasi kendaraan kelibahan tonase lewat. 

HD : Jalan Palembang-Betung Itu Jalan Negara, Anggarannya Rp 200 Miliar Untk Perbaikan & Pelebaran

Minyak Serai Memiliki Banyak Manfaat Bagi Kesehatan, Inilah Beberapa Kegunaannya

HD Ingatkan Jangan Ada Pencemaran Lingkungan

"Penyebab dominan jalan rusak karena dilalui oleh kendaraan-kendaraan milik perusahaan yang berlebih muatan. Kewenangan kami untuk jalan Kabupaten, rencanananya akan membatasi kendaraan yang kelbihan muatan dengan membangun portal," kata Pathi, Selasa (22/1/19).

Lanjutnya, pembangunan portal tersebut akan dilakukan pada beberapa titik dan akan di jaga oleh petugas.

"Nanti ada petugas yang mengecek apakah mobil tersebut yang kelebihan atau tidak,"ungkapnya.

Sementara, Sekda Muba H Apriyadi MSi menginginkan selain dibangun portal, kendaraan tersebut sebaiknya dibatasi hanya membawa muatan berkapasitas 8 ton tidak lebih.

Sesuai dengan kapasitas jalan Hal ini mengingat sudah banyak aduan masyarakat yang kesal dengan tindakan perusahaan yang merusak jalan kabupaten yang dilalui oleh perusahan perusahan yang bergerak di Musi Banyuasin.

Tony Sucipto Tak Sabar Ingin Berikan yang Terbaik Buat Persija di Babak 32 Besar Piala Indonesia

Wisata Religi Pura Khayangan Swarna Dwipa. Pengunjung : Suasananya Seperti di Bali

Ladeni 757 Kepri Jaya di 32 Besar Piala Indonesia Persija Jakarta akan Main Serius

"Kami khawatir akan terjadi konflik sosial antara warga dengan perusahaan yang menggunakan jalan-jalan yang dibiayai APBD Muba tersebut. Karena warga yang kesal itu sempat mengancam akan membakar kendaraan perusahaan yang lewat," ungkap Apriyadi.

Apriyadi menambahkan sudah ratusan milyar rupiah yang telah dikucurkan Pemerintah untuk pembangunan infrastruktur jalan, sudah seharusnya jalan Kabupaten tersebut nyaman digunakan warga dan dijaga agar tetap bagus.

"Kita lakukan bukan untuk menyetop inventasi perusahaan, hanya meminta komitmen mereka untuk menjaga ruas jalan dan mengajaknya untuk menjaga jalan agar tetap kokoh. Karena berdasarkan ketentuan yang telah ditetapkan dan kenderaan operional perusahaan jangan mengangkut melebihi tonase sesuai kapasitas beban jalan harap,"tegasnya.

Dalam waktu dekat Tim Terpadu ini akan segera dibentuk untuk menertibkan kendaraan yang overload. "Secepatnya akan kita akan tindak lanjuti permasalahan ini,"jelasnya. 

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved