Breaking News:

Berita Muba

Ikke Nurjanah Bongkar Kebiasaan 'Jorok' Saat Kampanye BABS Depan Bupati Muba Dodi, Pilih Hidup Sehat

Pelantun tembang Terlena ini juga merasakan malu pada saat BAB, karena saat itu posisi rumahnya tepat berada di Bandara Kemayoran.

SRIPOKU.COM/Fajeri Ramadhoni
Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex bersama Ikke Nurjana ketika berduet bersama Ikke Nurjanah di Opp Room Pemkab Muba, Kamis (19/11/20). 

SRIPOKU.COM, MUBA—Pengalaman tidak pernah dilupakan pernah dirasakan oleh penyanyi dangdut tanah air Ikke Nurjanah, mana kala semasa kecil ia sering Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di belakang rumahnya dan melihat pesewat ketika BAB di atas dirinya.

“Saya ini selaku pelaku BABS pada tahun 80an, kalau dahulu di Pademangan sebutan untuk bong namanya Helikopter. Nah, dahaulu Kalau BAB saya berjaan 300 meter menuju tempat BAB ini,”kata Ikke Nurjanah, Kamis (19/11/29) disela kegiatan peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN).

Pelantun tembang Terlena ini juga merasakan malu pada saat BAB, karena saat itu posisi rumahnya tepat berada di Bandara Kemayoran.

Jadi, jika ada pesawat yang hendak mendarat dan terbang betapa malunya ketika melintas diatas dirinya.

Baca juga: KISAH Pilu Bocah Laki-laki Adzankan Jenazah Ibunya, Suaranya yang Lantang Bikin Pelayat Merinding!

Baca juga: FPI Tunjukkan Bukti Acara Habib Rizieq Sudah di-ACC, Wagub Tak Gentar: Mana Suratnya?

Baca juga: Bantah Kumpulkan Warga, Habib Rizieq Diskakmat Najwa Shihab, Rekaman Pidato Bocor: Rame-rame ke Sana

“Malu apalagi jika ada pesawat mau melintas di atas kepala,” tutur penembang lagu Terlena ini.

Perilaku BABS lambut laun ditinggalkan oleh Ikke Nurjana, karena perilaku hidup sehat sangat perlu dilakukan.

Di samping perasaan jorok, kotor, dan takut dirasakan oleh Ikke Nurjanah

“Saya menyadari perilaku BABS sangat tidak baik dan tidak sehat bagi lingkungan, apalagi sejak 2015 saya di percaya sebagai Duta Sanitasi dan Air Bersih dan mulai mengkampanyekan perilaku hidup sehat dan bersih,” ungkapnya.

Dirinya salut terhadap Kabupaten Muba yang melakukan pemusnahan boong secara serentak dalam menjaga lingkungan yang sehat.

Baca juga: Melalui Sepuluh Tanda di Kaki Ini Bisa Diketahui Apakah Anda Terkena Penyakit Kronis atau Tidak

Baca juga: Mendagri Tito Karnavian Bisa Berhentikan Kepala Daerah yang Terbukti Melanggar Protokol Kesehatan

Baca juga: Pentolan KKB Poso Ditembak Mati, Terkepung di Perbukitan: Ibunya Hanya Tahu Ia Penjual Es Teler

“Kegiatan ini tidak bisa dilakukan dengan sendirian harus dilakukan secara bersama pertama mulai dari sendiri yang tidak menggunakan boong,” jelas Ikke yang menutup sambutan dengan menyanyikan lagu Terlena dan lagu Terajana.

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Fadhila Rahma
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved