Berita Palembang

HD Ingatkan Jangan Ada Pencemaran Lingkungan

Untuk itu, Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru mengingatkan agar persoalan pencemaran lingkungan hendaknya dapat ditanggulangi

HD Ingatkan Jangan Ada Pencemaran Lingkungan
SRIPOKU.COM/RAHMALIYAH, HANDOUT
Pertemuan silaturahmi antara PT Pusri dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Selasa (22/1/2019). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Isu pencemaran lingkungan selalu menjadi bagian yang tak bisa terlepaskan dari sebuah operasional pabrik.

Untuk itu, Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru mengingatkan agar persoalan pencemaran lingkungan hendaknya dapat ditanggulangi dengan baik oleh setiap perusahaan tak terkecuali bagi anak perusahaan BUMN, PT Pupuk Sriwidjaya.

Hal itu disampaikan HD, setelah pertemuan silaturahmi antara PT Pusri dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Selasa (22/1/2019).

"Masalah lingkungan ini penting, Pusri harus memikirkan agar tidak terjadi lagi isu pencemaran lingkungan," jelasnya.

Tony Sucipto Tak Sabar Ingin Berikan yang Terbaik Buat Persija di Babak 32 Besar Piala Indonesia

Wisata Religi Pura Khayangan Swarna Dwipa. Pengunjung : Suasananya Seperti di Bali

Ladeni 757 Kepri Jaya di 32 Besar Piala Indonesia Persija Jakarta akan Main Serius

Selain masalah lingkungan yang patut menjadi prioritas perhatian, sebagai perusahaan yang sehat dan menguntungkan, PT Pusri yang berkantor di Sumsel itu juga diharapkan agar berperan aktif dalam setiap kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan mensejahterakan rakyat khususnya dibidang pertanian, Pusri pun harus siap bersaing dengan pasar.

"Jadi jangan hanya kegiatan internal perusahaan saja yang diekspos, Pusri saya juga minta agar turut serta dalam setiap kegiatan yang ada di masyarakat semisal, Sepak Bola Rakyat, MX GP dan kegiatan lainnya," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pusri, Mulyono Prawiro mengungkapkan, perusahaan telah merencanakan untuk melakukan pembangunan di Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Api-Api (KEK TAA) dan Tanjung Carat.

PATUT DIWASPADAI, Tanda dan Gejala Demam Berdarah Tak Lagi Keluar Bintik Merah Tapi Ini

Pelaku Pembobolan Rumah di Siring Agung Palembang Berhasil Diamankan

Pelaku Pembobolan Rumah di Siring Agung Palembang Berhasil Diamankan

Hal ini sejalan dengan arahan dari Gubernur Sumsel.

"Selain karena lokasi sekarang padat jadi untuk berkembang lebih lanjut lagi harus di luar, contohnya di Tanjung Carat dan TAA. Gubernur juga mengarahkan supaya pembangunan Pusri kedepan agar dapat dilakukan di daerah lainnya di Sumsel," ungkap Mulyono.

Ditambahka Mulyono, pihaknya juga meminta sejumlah arahan lainnya dengan Gubernur Sumsel agar operasional Pusri sekarang dan kedepan bisa lebih lancar.

Pastikan Penerima PKH Tepat Sasaran, Wakil Bupati Lahat Kunjungi Penerima & Ingatkan Soal Ini

Promosi Film Preman Pensiun, Kinanti, Imas dan Dikdik Makan Pempek di Graha Tribun

Kisah Pendonor Darah Asal Banyuasin, 108 Kali Donor tak Pernah Sakit. Sanggup Garap Ladang 2 Hektare

Sehingga Pusri dapat mengembangkan dirinya menjadi perusahaan yang lebih jaya, produktif serta manpu menyelenggarakan tugasnya untuk membantu dan kontribusi terhadap ketahanan pangan yang merupakan program pemerintah secara emosional.

"Intinya kita di support oleh Pemprov karena memang saling mensupport kita juga nanti operasional tentunya akan membantu program-program dari pemerintah provinsi dalam untuk menjadi lumbung pangan Sumsel dan gubernur mempunyai visi bahwa Sumsel bisa menjadi lumbung pangan nasional dan Pusri akan kontribusi di situ," tegasnya.

Penulis: Rahmaliyah
Editor: Candra Okta Della
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved