Berita Musi Rawas

Seorang Remaja Asal Payakumbuh Sumbar Ditemukan Terlantar di Musi Rawas

Saat ditemukan, remaja berusia 14 tahun asal Payakumbuh, Sumatera Barat (Sumbar) dalam kondisi terlantar. 

Penulis: Eko Mustiawan | Editor: Yandi Triansyah
Dinsos Musi Rawas
FOTO BERSAMA - Kabid Linjamsos Dinsos Musi Rawas, Yusi Anadi ketika menerima bocah 14 asal Sumbar yang terlantar di Musi Rawas dari pihak kepolisian. 

SRIPOKU.COM, MUSI RAWAS - Aditiya Putra sudah sepekan berada di Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). 

Saat ditemukan, remaja berusia 14 tahun asal Payakumbuh, Sumatera Barat (Sumbar) dalam kondisi terlantar. 

Jarak dari Payakumbuh ke Kabupaten Musi Rawas mencapai 565,9 kilometer. 

Jarak tersebut bisa ditempuh selama 13 jam lebih dari jalur darat Jalan Lintas Sumatera. 

Kondisinya lemah dan kelelahan. Beruntung ada anggota Polsek Tugumulyo yang menemukan bocah tersebut. 

Kemudian remaja tersebut diserahkan langsung oleh anggota Polsek Tugumulyo ke Dinas Sosial Musi Rawas

Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinsos Musi Rawas, Yusi Anadi, mengungkapkan, Aditiya diantar oleh anggota Polsek Tugumulyo ke Dinas Sosial. 

Baca juga: Dinsos OKU Timur Ultimatum 22 Ribu Penerima Bansos, Jika Terlibat Judi Online Bantuan Bakal Dicabut!

"Berdasarkan keterangan dari Aditiya ia mengaku sudah seminggu di Musi Rawas," kata dia, Rabu (22/10/2025). 

Yusi mengaku begitu menerima remaja 14 tahun itu langsung berkoordinasi dengan Dinsos dan Polsek Payakumbuh, tempat ia berdomisili. 

Ternyata benar Aditiya merupakan warga Payakumbuh, Sumatera Barat (Sumbar). 

Sehingga pihaknya memfasilitasi kepulangan remaja 14 tahun itu dari Musi Rawas ke Payakumbuh. 

"Untuk memastikan keselamatannya kami fasilitasi kepulangan Aditiya ke Payakumbuh dengan menggunakan travel," kata dia. 

Pihaknya kata dia, sempat menawarkan merawat untuk memulihkan kondisinya. 

Namun kata dia, Aditiya menolak untuk dirawat dan memilih untuk pulang ke kampung halamannya. 

"Sepat kami tawarkan agar dirawat dulu sampai pulih, baru kemudian pulang. Tapi dia menolak dan ingin langsung pulang ke kampung halamannya," jelas Yusi.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved