Berita Lahat

Ratusan Warga Lahat Antusias Daftar Khitanan Massal dan Operasi Katarak Gratis

Erfi Lianawati SPsi menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Tayang:
Penulis: Ehdi Amin | Editor: tarso romli
Sripoku.com/handout/tidak ada
KABID REHABILITASI- Erfi Lianawati SPsi, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Lahat. 
Ringkasan Berita:
  • Khitanan massal (168 pendaftar) dan operasi katarak gratis (38 pendaftar) di Kabupaten Lahat.
  • Kerja sama antara Sentra Abiyoso Cimahi dan Dinas Sosial Kabupaten Lahat.
  • Peserta harus melalui verifikasi ketat dan masuk dalam kelompok ekonomi desil 1-5.
  • Pelaksanaan dijadwalkan pada akhir bulan Mei 2026.

 

Baca juga: Empat Kader Potensial Digadang Rebutkan Kursi Ketua PPP Prabumulih, Satu Kader Perempuan Dijagokan

SRIPOKU.COM, LAHAT — Program khitanan massal dan operasi katarak gratis yang digagas oleh Sentra Abiyoso Cimahi bekerja sama dengan Dinas Sosial Kabupaten Lahat mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Kegiatan sosial ini menjadi harapan besar bagi warga kurang mampu di Kabupaten Lahat untuk mendapatkan layanan kesehatan yang memadai tanpa dipungut biaya.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lahat, Mirza Azhari, melalui Plt. Kabid Rehabilitasi Sosial (Redsos), Erfi Lianawati, S.Psi., menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

"Ini adalah program dari Sentra Abiyoso Cimahi yang bekerja sama dengan Pemkab Lahat untuk memastikan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang layak," ujar Erfi pada Senin (4/5/2026).

Hingga saat ini, data sementara mencatat antusiasme yang tinggi dari calon peserta:

Khitanan Massal: Sebanyak 168 anak telah mendaftarkan diri.
Operasi Katarak: Sebanyak 38 warga telah mendaftar untuk menjalani tindakan medis.

Angka tersebut diperkirakan akan terus bertambah seiring masih tingginya minat masyarakat. Meski demikian, Erfi menekankan adanya proses verifikasi ketat.

Calon peserta harus memenuhi kriteria, terutama masuk dalam kelompok ekonomi desil 1 hingga 5.

Khusus untuk pasien katarak, pemeriksaan kesehatan awal bersifat wajib sebelum dilakukan tindakan operasi.

Pelaksanaan kegiatan direncanakan berlangsung pada akhir Mei 2026 dengan melibatkan tenaga medis profesional serta fasilitas kesehatan yang memadai untuk menjamin keamanan para peserta.

Simak berita menarik lainnya di sripoku.com dengan mengklik Google News.

Baca juga: Kejari Pagar Alam Dalami Dugaan Korupsi Dana KUR di Salah Satu Bank Pemerintah Daerah

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved