Berita OKI

Sempat Keropos dan Bikin Waswas, Polisi dan Warga Kebut Perbaikan Jembatan Merah Putih di OKI

Sempat mengalami kerusakan parah hingga mencapai 60 persen dan membahayakan keselamatan pengguna jalan

Tayang:
Penulis: Nando Davinchi | Editor: Yandi Triansyah
dokumentasi Polisi
PERBAIKAN JEMBATAN - Akses jembatan merah putih Desa Jermun, Kecamatan Pampangan, Kabupaten Ogan Komering Ilir di Desa ini dibedah lewat aksi gotong royong jajaran Kepolisian Resor (Polres) OKI, Satuan Brimob Polda Sumsel bersama warga pada Sabtu (30/5/2026) siang. 

Ringkasan Berita:
  • Sempat mengalami kerusakan parah hingga mencapai 60 persen dan membahayakan keselamatan pengguna jalan, Jembatan Merah Putih di Desa Jermun
  • Gotong royong jajaran Kepolisian Resor (Polres) OKI, Satuan Brimob Polda Sumsel, bersama warga setempat pada Sabtu (30/5/2026) siang.
  • Jembatan sepanjang 14 meter dengan lebar 1,5 meter tersebut selama ini menjadi akses utama

 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG — Sempat mengalami kerusakan parah hingga mencapai 60 persen dan membahayakan keselamatan pengguna jalan, Jembatan Merah Putih di Desa Jermun, Kecamatan Pampangan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), akhirnya diperbaiki.

Akses vital yang menjadi urat nadi perekonomian warga desa ini dibedah lewat aksi gotong royong jajaran Kepolisian Resor (Polres) OKI, Satuan Brimob Polda Sumsel, bersama warga setempat pada Sabtu (30/5/2026) siang.

Jembatan sepanjang 14 meter dengan lebar 1,5 meter tersebut selama ini menjadi akses utama untuk mobilitas dan aktivitas harian masyarakat Desa Jermun.

Sebelum diperbaiki, kondisi jembatan sangat memprihatinkan, di mana kerusakan parah terjadi pada balok penyangga utama yang menuntut adanya pengecoran ulang.

Tak hanya itu, bagian railing atau pagar pegangan jembatan juga sudah keropos termakan usia dan cuaca.

Melihat kondisi yang berisiko tersebut, pengerjaan kini difokuskan pada pengecoran balok penyangga utama, penggantian dan perbaikan railing, serta rehabilitasi beberapa bagian konstruksi beton jembatan.

Sinergi kuat antara aparat keamanan dan warga sipil terbukti membuahkan hasil cepat; hanya dalam hari pertama pengerjaan, progres perbaikan sudah menyentuh angka 50 persen.

Fasilitas publik ini ditargetkan rampung dalam waktu dekat agar dapat kembali dilewati dengan aman dan nyaman oleh masyarakat.

Kapolres OKI, AKBP Eko Rubiyanto, menegaskan bahwa momen peringatan Hari Bhayangkara harus diisi dengan kerja nyata yang dampaknya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat luas.

"Program Jembatan Merah Putih ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap konektivitas wilayah. Polri hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga ikut membangun dan membantu mengatasi persoalan infrastruktur di tengah masyarakat," tegas AKBP Eko Rubiyanto.

Di lokasi yang sama, Kapolsek Pampangan, AKP Hendri Permana, mengapresiasi antusiasme warga desa yang tidak ragu turun tangan bermandi keringat bersama petugas di lapangan.

"Sinergi antara personel kepolisian, Brimob, pemerintah desa, dan warga adalah kekuatan utama percepatan perbaikan ini. Kami optimistis jembatan ini segera selesai dan dapat dimanfaatkan kembali secara aman," ujar AKP Hendri.

Dikonfirmasi terpisah, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menyebut program Jembatan Merah Putih ini sebagai simbol kehadiran negara di tengah-tengah masyarakat.

Menurutnya, aksi sosial ini sejalan dengan instruksi Kapolda Sumsel, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, di mana setiap personel ditantang untuk menjawab pertanyaan sederhana namun sarat makna: "Sudahkah kita berbuat baik hari ini?"

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved