Berita Muratara
Babysitter Asal Muratara Dituduh Cubit Anak Anggota DPRD Menghirup Udara Bebas
Meski dinyatakan terbukti bersalah oleh majelis hakim, Refpin tidak dijatuhi hukuman pidana melalui putusan pemaafan hakim (rechterlijk pardon).
Penulis: Eko Hepronis | Editor: Yandi Triansyah
Ringkasan Berita:
- Refpin Akhjana Juliyanti (20), babysitter asal Muratara yang menjadi terdakwa kasus dugaan penganiayaan anak anggota DPRD Provinsi Bengkulu, resmi menghirup udara bebas
- Meski dinyatakan terbukti bersalah oleh majelis hakim, Refpin tidak dijatuhi hukuman pidana melalui putusan pemaafan hakim.
- Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri setempat, majelis hakim memberikan pemaafan dengan berbagai pertimbangan hukum dan rasa keadilan.
SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU – Refpin Akhjana Juliyanti (20), babysitter asal Muratara yang menjadi terdakwa kasus dugaan penganiayaan anak anggota DPRD Provinsi Bengkulu, resmi menghirup udara bebas pada Senin (4/5/2026).
Meski dinyatakan terbukti bersalah oleh majelis hakim, Refpin tidak dijatuhi hukuman pidana melalui putusan pemaafan hakim (rechterlijk pardon).
Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri setempat, majelis hakim memberikan pemaafan dengan berbagai pertimbangan hukum dan rasa keadilan.
Usai putusan dibacakan, Refpin langsung dibebaskan dari tahanan Lapas Bengkulu dengan didampingi tim kuasa hukumnya.
Melalui video yang beredar di media sosial, Refpin tampak emosional dan bahagia saat meninggalkan lapas.
Saat ditanya mengenai rencananya pasca-bebas, gadis berusia 20 tahun tersebut menyatakan keinginannya untuk segera pulang ke rumah.
"Pulang ke rumah ya, menemui orang tua dan adik-adik. Itu yang selama ini diidam-idamkan," ujar perekam video yang dikonfirmasi Refpin dengan anggukan senang.
Kuasa hukum Refpin, Abu Yamin, menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah kembalinya kebebasan kliennya.
Ia pun meminta semua pihak untuk menghormati putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tersebut.
"Yang penting Refpin lepas dari kezaliman. Apa pun keputusan hakim, kita hormati," tegas Abu Yamin di depan Lapas Bengkulu, Selasa (5/5/2026).
Meski telah bebas, Abu Yamin memberi sinyal bahwa pihaknya tidak akan berhenti di sini.
Ia mengisyaratkan adanya langkah hukum lanjutan atau "kejutan" di masa mendatang terkait kasus yang menimpa kliennya.
"Kita punya kejutan nanti. Bebasnya Refpin ini juga tak lepas dari doa netizen dan rakyat Indonesia yang selama ini mendukungnya," pungkasnya.
| Harimau Kembali Serang Ternak di Ulu Rawas Muratara, Total 13 Kerbau Warga Mati |
|
|---|
| Bocah Tujuh Tahun yang Hilang di Muratara Ditemukan Meninggal Dunia Tiga Kilometer dari Lokasi Awal |
|
|---|
| Sopir Mengantuk, Mobil Makan Bergizi Gratis Tergelincir Masuk Sungai di Muratara |
|
|---|
| Bocah 3 Tahun Meninggal Tenggelam, 2.867 Rumah di Muratara Terendam Banjir, 5 Jembatan Gantung Putus |
|
|---|
| Isak Tangis Warnai Kepulangan ART Asal Muratara yang Divonis Bebas, Eks Walikota Tawari Pekerjaan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Refpin-Akhjana-Juliyanti-bengkulu.jpg)