Modul Ajar
Contoh Modul Ajar Deep Learning PJOK Kelas 11 SMA, Unit 1 Permainan Invasi Permainan Bola Basket
Peserta didik di kelas XI memiliki tingkat kesiapan fisik dan pengetahuan awal yang bervariasi mengenai bola basket.
Penulis: Rizka Pratiwi Utami | Editor: Rizka Pratiwi Utami
KEGIATAN PENUTUP
Guru memfasilitasi refleksi tentang tantangan dalam mengontrol bola saat dribbling.
Pendinginan.
Guru memberikan tugas untuk berlatih dribbling secara mandiri di rumah.
PERTEMUAN 3: GERAK DASAR SHOOTING BOLA BASKET (2 JP)
KEGIATAN PENDAHULUAN (MINDFUL LEARNING, JOYFUL LEARNING)
Guru bertanya: "Apa tujuan utama dalam permainan bola basket?" "Bagaimana cara memasukkan bola ke ring dengan tepat?" (Memicu kesadaran akan shooting).
Menayangkan video cuplikan tembakan-tembakan indah dalam basket.
Pemanasan dengan simulasi gerakan menembak tanpa bola.
Guru menjelaskan tujuan pembelajaran yaitu menguasai teknik shooting.
KEGIATAN INTI (MEMAHAMI, MENGAPLIKASI, MEREFLEKSI)
Diferensiasi Konten:
Guru menjelaskan teknik dasar set shoot dan lay-up shoot (fokus pada posisi tangan, keseimbangan, arah bola, dan follow through).
Menyediakan berbagai posisi tembakan yang berbeda.
Diferensiasi Proses:
Peserta didik berlatih set shoot dari berbagai jarak. Bagi yang kesulitan, mulai dari jarak dekat. Bagi yang sudah menguasai, tingkatkan jarak atau sudut tembakan (mengaplikasi).
Latihan lay-up shoot secara berurutan. Guru memberikan feedback individual pada setiap tahapan gerak.
Menggunakan target atau sasaran tambahan untuk meningkatkan akurasi.
Shooting drill competition: Kompetisi tembakan sederhana untuk meningkatkan motivasi.
Peserta didik menganalisis video gerakan shooting mereka sendiri atau teman (merefleksi).
Diferensiasi Produk:
Setiap peserta didik mampu mendemonstrasikan set shoot dan lay-up shoot dengan peningkatan akurasi.
Peserta didik dapat mengidentifikasi elemen-elemen kunci dalam shooting yang efektif.
KEGIATAN PENUTUP
Guru memfasilitasi refleksi tentang pentingnya konsistensi dan fokus dalam menembak.
Pendinginan.
Guru memberikan tugas untuk memperhatikan shooting dalam pertandingan basket yang mereka tonton.
PERTEMUAN 4: GERAK DASAR PIVOT BOLA BASKET (2 JP)
KEGIATAN PENDAHULUAN (MINDFUL LEARNING, JOYFUL LEARNING)
Guru bertanya: "Mengapa pemain basket harus bisa bergerak tanpa mendribble bola?" "Bagaimana cara melindungi bola dari lawan saat diam?" (Memicu kesadaran akan pentingnya pivot).
Menayangkan cuplikan gerakan pivot yang efektif dalam permainan.
Pemanasan yang melibatkan gerakan memutar dan menjaga keseimbangan.
Guru menjelaskan tujuan pembelajaran yaitu menguasai teknik pivot.
KEGIATAN INTI (MEMAHAMI, MENGAPLIKASI, MEREFLEKSI)
Diferensiasi Konten:
Guru menjelaskan teknik dasar pivot (kaki tumpu, putaran badan, perlindungan bola) dengan pivot maju dan mundur.
Menyediakan skenario latihan pivot dalam situasi permainan sederhana (misal, setelah menangkap bola).
Diferensiasi Proses:
Peserta didik berlatih pivot secara individu dan berpasangan.
Guru memberikan perhatian khusus pada kestabilan tubuh dan perlindungan bola.
Bagi pemula, fokus pada gerakan pivot dasar. Bagi yang sudah menguasai, tantangan pivot dengan lawan (mengaplikasi).
Simulasi situasi permainan kecil di mana pivot diperlukan (misal, 1 lawan 1).
Peserta didik saling memberikan umpan balik tentang keseimbangan dan posisi badan saat pivot (merefleksi).
Diferensiasi Produk:
Setiap peserta didik mampu mendemonstrasikan pivot maju dan mundur dengan keseimbangan yang baik.
Peserta didik dapat mengidentifikasi kapan waktu yang tepat untuk melakukan pivot.
KEGIATAN PENUTUP
Guru memfasilitasi refleksi tentang pentingnya pivot dalam menjaga penguasaan bola.
Pendinginan.
Guru mengingatkan bahwa pertemuan selanjutnya akan menggabungkan semua teknik.
PERTEMUAN 5: PERMAINAN SEDERHANA DAN TAKTIK DASAR (2 JP)
KEGIATAN PENDAHULUAN (MEANINGFUL LEARNING, JOYFUL LEARNING)
Guru menanyakan: "Apa yang membuat sebuah tim basket menang?" (Mengarahkan pada kerja sama dan taktik).
Menayangkan cuplikan taktik sederhana dalam basket (misal, pertahanan man-to-man).
Pemanasan yang berfokus pada kelincahan dan koordinasi tim.
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu menggabungkan gerak dasar dan memahami taktik sederhana.
KEGIATAN INTI (MEMAHAMI, MENGAPLIKASI, MEREFLEKSI)
Diferensiasi Konten:
Guru menjelaskan aturan permainan bola basket sederhana (misal, 3 lawan 3 atau 4 lawan 4).
Mengenalkan taktik dasar serangan (misal, give and go) dan pertahanan (man-to-man defense sederhana).
Diferensiasi Proses:
Peserta didik dibagi menjadi tim-tim kecil.
Melakukan small-sided games (misal, 3v3) dengan penekanan pada penerapan gerak dasar yang telah dipelajari.
Guru dapat memberikan "misi" spesifik kepada setiap tim (misal: "cobalah lakukan minimal 3 passing sebelum menembak," atau "fokus pada pertahanan satu lawan satu"). (Mengaplikasi).
Setelah setiap sesi permainan, dilakukan diskusi singkat (timeout) untuk merefleksikan apa yang berhasil dan apa yang perlu diperbaiki (merefleksi).
Bagi tim yang kesulitan, guru dapat memberikan instruksi langsung atau simulasi ulang. Bagi tim yang mahir, tantangan taktik yang lebih kompleks.
Diferensiasi Produk:
Setiap tim menunjukkan peningkatan dalam koordinasi dan penerapan gerak dasar dalam permainan.
Tim dapat menjelaskan satu taktik sederhana yang mereka coba terapkan.
KEGIATAN PENUTUP
Guru memfasilitasi refleksi kelompok tentang pentingnya komunikasi dan kerja sama dalam permainan.
Pendinginan.
Guru memberikan tugas rumah untuk menganalisis taktik dalam pertandingan basket yang mereka tonton.
PERTEMUAN 6: PERMAINAN INVASI PENUH DAN REFLEKSI (2 JP)
KEGIATAN PENDAHULUAN (MEANINGFUL LEARNING, JOYFUL LEARNING)
Guru bertanya: "Apa arti sportivitas dalam permainan tim?" "Bagaimana kita bisa belajar dari kekalahan atau kemenangan?" (Memicu kesadaran akan nilai-nilai).
Pemanasan dengan permainan estafet bola yang menguji kecepatan dan kerja sama.
Guru menjelaskan bahwa hari ini akan bermain basket penuh dan merefleksikan semua pembelajaran.
KEGIATAN INTI (MENGAPLIKASI, MEREFLEKSI)
Diferensiasi Proses:
Peserta didik bermain pertandingan bola basket penuh (5v5) atau modifikasi sesuai jumlah peserta dan lapangan.
Guru mengamati penerapan teknik dasar, taktik, dan interaksi tim.
Setelah pertandingan, setiap tim melakukan diskusi singkat untuk mengevaluasi performa mereka (kekuatan dan kelemahan).
Guru memfasilitasi sesi refleksi yang lebih luas:
"Apa yang kalian pelajari tentang diri kalian sendiri sebagai pemain basket?"
"Bagaimana kalian bekerja sama sebagai tim?"
"Pelajaran apa yang kalian dapatkan tentang sportivitas?" (Merefleksi, mengaplikasi).
"Bagaimana kebugaran fisik kalian setelah belajar unit ini?"
Diferensiasi Produk:
Partisipasi aktif dalam permainan.
Jurnal refleksi pribadi tentang pengalaman belajar bola basket, termasuk peningkatan keterampilan, pemahaman taktik, dan nilai-nilai yang didapat.
KEGIATAN PENUTUP
Guru memberikan apresiasi atas partisipasi dan peningkatan yang ditunjukkan peserta didik.
Pendinginan.
Perencanaan Pembelajaran Selanjutnya: Guru memberikan gambaran singkat tentang unit selanjutnya dan mengajak peserta didik untuk berbagi ide atau minat untuk unit tersebut.
G. ASESMEN PEMBELAJARAN
A. ASESMEN AWAL PEMBELAJARAN (DIAGNOSTIK)
Tujuan: Mengidentifikasi pengetahuan awal, pengalaman, dan tingkat kebugaran dasar peserta didik terkait bola basket.
Format Asesmen: Kuesioner singkat atau tes praktik keterampilan dasar sederhana (misal, memantulkan bola di tempat selama 30 detik, melempar bola ke dinding).
Pertanyaan/Tugas:
"Apakah kamu pernah bermain bola basket sebelumnya? Jika ya, teknik apa yang paling kamu kuasai?" (Pengetahuan awal, pengalaman)
"Sebutkan minimal 3 teknik dasar dalam permainan bola basket." (Pengetahuan awal)
"Seberapa sering kamu berolahraga dalam seminggu?" (Kebugaran)
"Apa yang ingin kamu pelajari dari unit bola basket ini?" (Minat, kebutuhan belajar)
B. ASESMEN PROSES PEMBELAJARAN (FORMATIF)
Tujuan: Memantau kemajuan penguasaan gerak, pemahaman taktik, dan penerapan nilai-nilai selama proses pembelajaran, serta memberikan umpan balik berkelanjutan.
Format Asesmen: Observasi, Penilaian Kinerja (Drill), Diskusi Kelompok, Jurnal Latihan/Refleksi.
Pertanyaan/Tugas:
Observasi (menggunakan lembar observasi):
Ketepatan gerak dasar (passing, dribbling, shooting, pivot) saat drill.
Partisipasi dan inisiatif dalam latihan.
Kerja sama dan komunikasi dalam kelompok/tim.
Penerapan sportivitas dan disiplin.
Penilaian Kinerja (Drill):
Drill Passing: "Lakukan 10 chest pass berpasangan. Amati akurasi dan kekuatan pasing."
Drill Dribbling: "Lakukan dribbling melewati 5 cone dalam waktu tercepat."
Drill Shooting: "Lakukan 5 set shoot dari garis bebas, hitung jumlah yang masuk."
Diskusi Kelompok: "Bagaimana cara tim kalian mengatasi kesulitan saat melakukan pertahanan man-to-man?"
Jurnal Latihan/Refleksi (per pertemuan/minggu): "Tuliskan 3 hal yang kamu pelajari hari ini, 2 hal yang masih sulit bagimu, dan 1 hal yang membuatmu senang selama latihan."
C. ASESMEN AKHIR PEMBELAJARAN (SUMATIF)
Tujuan: Mengukur pencapaian kompetensi peserta didik terhadap tujuan pembelajaran secara keseluruhan, baik aspek keterampilan maupun pengetahuan.
Format Asesmen: Penilaian Kinerja (Permainan Bola Basket), Penilaian Proyek (Analisis Taktik Sederhana), Tes Tertulis (pengetahuan aturan dan taktik).
Pertanyaan/Tugas:
Penilaian Kinerja (Permainan Bola Basket Sederhana):
Tugas: Peserta didik bermain bola basket 3 lawan 3 atau 5 lawan 5 (sesuai jumlah dan fasilitas), guru mengamati dan menilai performa secara keseluruhan.
Rubrik Penilaian Kinerja:
Aspek Penilaian:
Penerapan teknik dasar (passing, dribbling, shooting, pivot) dalam situasi permainan.
Pemahaman dan penerapan taktik dasar (penyerangan/pertahanan).
Kerja sama tim dan komunikasi.
Sportivitas dan kepatuhan terhadap aturan.
Kebugaran jasmani (daya tahan, kelincahan).
Penilaian Proyek (Analisis Taktik Sederhana):
Tugas: "Pilihlah satu tim basket (profesional atau sekolah lain) yang kalian amati. Buatlah laporan singkat (bisa dalam bentuk infografis atau video sederhana) yang menganalisis 2-3 taktik penyerangan atau pertahanan yang mereka gunakan. Sertakan juga pendapat kalian tentang efektivitas taktik tersebut."
Rubrik Penilaian Proyek:
Ketepatan identifikasi taktik.
Kejelasan penjelasan taktik.
Kritis dalam menganalisis efektivitas.
Kreativitas penyajian.
Tes Tertulis (Pengetahuan):
Tugas: Menjawab pertanyaan tentang aturan permainan, teknik dasar, dan taktik sederhana bola basket.
Contoh Soal:
"Sebutkan 3 jenis passing dalam bola basket dan jelaskan kapan masing-masing digunakan."
"Apa yang dimaksud dengan pivot dalam bola basket dan mengapa gerak ini penting?"
"Jelaskan perbedaan antara pertahanan man-to-man dan zone defense."
"Jika seorang pemain melakukan pelanggaran travelling, apa yang terjadi?"
Baca berita menarik Sripoku.com lainnya di Google News
Modul Ajar
Contoh Modul Ajar Deep Learning PAI
PJOK
kelas 11 SMA
Unit 1 Permainan Invasi Permainan Bola Basket
Deep Learning
Bola basket
| Contoh Modul Ajar Deep Learning Bahasa Indonesia Fase A Kelas 1 SD BAB 8 Di Sekitar Rumah Semester 2 |
|
|---|
| Contoh Modul Ajar Deep Learning Bahasa Indonesia Fase A Kelas 1 SD Bab 7 Aku Ingin Semester 2 |
|
|---|
| Contoh Modul Ajar Deep Learning Bahasa Indonesia Fase A Kelas 1 SD Bab 6 Temanku Berbeda Semester 2 |
|
|---|
| Contoh Modul Ajar Deep Learning Bahasa Indonesia Fase A Kelas 1 SD Bab 5 Teman Baru Semester 2 |
|
|---|
| Contoh Modul Ajar Deep Learning Informatika Kelas 11 SMA, Bab 6 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Contoh-Modul-Ajar-Deep-Learning-PJOK-Kelas-11-SMA-Unit-1-Permainan-Invasi-Permainan-Bola-Basket.jpg)