Opini
Dari Kayuagung ke Moskow, Perjalanan Anak Sumsel Mengubah Nasib di Rusia
Dari pasar di Desa Celikah hingga jadi CEO di Rusia. Simak kisah inspiratif anak Sumsel menembus Rusia dengan tekad dan kemandirian.
Padahal menurut saya, anak daerah memiliki peluang yang sama besar selama mau belajar, berani mencoba, dan tidak takut keluar dari zona nyaman.
Pesan untuk para perantau masa depan
Karena itu, jika ada anak muda Sumsel yang ingin merantau atau mencoba hidup di luar negeri, pesan saya sederhana: jangan takut untuk memulai.
Merantau sendirian memang tidak mudah. Akan ada rasa sepi, rindu keluarga, dan berbagai tantangan baru. Tetapi dari perjalanan itulah kita menemukan pengalaman, relasi, dan pelajaran hidup yang membuat diri menjadi lebih kuat.
Perjalanan hidup saya dimulai dari desa kecil di Sumatera Selatan. Setelah lulus SMA saya sempat bekerja di pasar untuk mengumpulkan biaya melanjutkan pendidikan, kemudian merantau ke Palembang untuk kuliah sambil mengajar.
Perjalanan itu berlanjut hingga bekerja di Jakarta dan Malaysia sebelum akhirnya mendapatkan kesempatan melanjutkan studi di Rusia dan membangun usaha sendiri di bidang pariwisata internasional.
Dari semua proses tersebut, saya percaya bahwa mimpi besar bisa diraih siapa saja, termasuk anak daerah, selama mau berusaha dan berani mengambil langkah pertama. (*)
| Menziarahi Reruntuhan Makna: Ketika Sejarah "Dikhianati" Demi Seremonial Belaka |
|
|---|
| Hati-hati dengan Diskon! |
|
|---|
| Digitalisasi Perbankan: Efisiensi Operasional atau Ancaman Keamanan Siber? |
|
|---|
| IHSG Awal 2026 Merosot Tajam: Mengapa Ini Justru Momentum Emas bagi Investor Jangka Panjang? |
|
|---|
| Menyelamatkan Masa Depan Santri: Agenda Mendesak Pembenahan Sistem Pesantren |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Ihsannudin.jpg)