Opini

Dari Kayuagung ke Moskow, Perjalanan Anak Sumsel Mengubah Nasib di Rusia

Dari pasar di Desa Celikah hingga jadi CEO di Rusia. Simak kisah inspiratif anak Sumsel menembus Rusia dengan tekad dan kemandirian.

Tayang:
Dok Pribadi
Ihsannudin 

Pada tahun 2015, akses informasi melalui internet mulai semakin mudah. Saya pun aktif mencari berbagai peluang kerja di luar negeri melalui situs online. Namun saat itu, usaha tersebut belum membuahkan hasil. Meski begitu, keinginan untuk merantau tidak pernah hilang. Saya justru merasa harus melangkah lebih jauh lagi untuk mengejar mimpi tersebut.

Dengan tabungan seadanya, saya meminta izin kepada Ibu untuk pindah ke Jakarta. Kebetulan, ada teman kuliah yang lebih dulu tinggal di sana, sehingga saya memberanikan diri merantau ke ibu kota. Kehidupan di Jakarta menjadi fase perjuangan yang sangat berat sekaligus penuh pelajaran.

Selama hampir satu bulan, saya berkeliling Jakarta mencari pekerjaan, mengirim lamaran secara online maupun datang langsung ke berbagai perusahaan.

Saat itu saya sempat dipanggil interview untuk posisi yang berkaitan dengan pengurusan visa Australia. Saya juga mencoba melamar ke beberapa kedutaan asing di Jakarta karena keinginan saya untuk bekerja di luar negeri sangat besar. Modal utama yang saya miliki saat itu hanyalah kemampuan Bahasa Inggris yang saya pelajari selama kuliah. Namun saya sadar bahwa saya tidak bisa terlalu memilih pekerjaan, sehingga saya juga melamar berbagai posisi lain seperti admin dan customer service.

Tahun 2015–2016 merupakan masa berkembang pesatnya perusahaan startup di Indonesia. Di tengah perjuangan tersebut, saya akhirnya diterima bekerja di salah satu perusahaan e-commerce terbesar di Indonesia, yaitu Blibli. Pengalaman bekerja di sana membuka wawasan baru bagi saya tentang dunia digital, teknologi, dan budaya kerja modern.

Ambisi ke Eropa

Di sela-sela bekerja, saya sempat kembali dipanggil interview oleh salah satu kedutaan asing di Jakarta. Sejak saat itu, saya semakin aktif mencari peluang kerja ke luar negeri melalui internet. Saya mulai mencoba melamar ke berbagai perusahaan di Malaysia dan Singapura.

Perjalanan tersebut akhirnya membawa saya bekerja di Malaysia pada tahun 2018, di salah satu perusahaan startup digital yang bergerak di bidang sosial media dan teknologi informasi. Di sanalah salah satu titik balik terbesar dalam hidup saya dimulai.

Tinggal di luar Indonesia membuat saya mulai memahami kehidupan internasional secara lebih luas. Namun karena cuaca Malaysia masih sangat mirip dengan Indonesia, saya kembali merasa penasaran: bagaimana rasanya tinggal di negara dengan empat musim dan musim dingin yang sesungguhnya?

Ihsannudin
Ihsannudin (Dok Pribadi)

Menjemput Peluang Beasiswa ke Rusia

Dari rasa penasaran sederhana itulah saya mulai mencari berbagai peluang untuk pindah ke Eropa atau negara lain yang memiliki budaya dan lingkungan yang benar-benar berbeda. Saya kemudian aktif mencari informasi tentang beasiswa luar negeri. Hingga suatu hari, secara tidak sengaja saya menemukan video YouTube tentang beasiswa Pemerintah Rusia. Dari situlah perjalanan baru saya dimulai.

Saya mulai mempelajari peluang kuliah di Rusia, mencari informasi universitas, budaya, hingga kehidupan mahasiswa internasional di sana. Semua proses itu saya jalani sendiri melalui internet, sambil tetap bekerja dan mempersiapkan diri.

Tahun 2020 menjadi salah satu momen paling penting dalam hidup saya karena saya resmi menjadi penerima beasiswa Pemerintah Rusia. Namun, karena pandemi Covid-19 masih berlangsung saat itu, saya baru benar-benar pindah ke Rusia pada tahun 2021.

Adaptasi dan Studi Magister di Moskow

Datang dan hidup di Rusia bukanlah perkara mudah. Saya harus belajar bahasa Rusia dari nol, beradaptasi dengan budaya baru, menghadapi cuaca ekstrem, serta menjalani kehidupan yang sangat berbeda dibandingkan Indonesia. Tetapi justru dari pengalaman itulah saya merasa banyak berkembang sebagai manusia.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved