Opini
Dari Kayuagung ke Moskow, Perjalanan Anak Sumsel Mengubah Nasib di Rusia
Dari pasar di Desa Celikah hingga jadi CEO di Rusia. Simak kisah inspiratif anak Sumsel menembus Rusia dengan tekad dan kemandirian.
Saya kemudian melanjutkan pendidikan S2 Master of Business Informatics dengan spesialisasi Electronic Business and Digital Innovation di HSE University, salah satu universitas terbaik di Rusia yang dikenal sangat kuat di bidang bisnis dan teknologi.
Selama kuliah, saya tidak hanya fokus belajar di kelas. Saya juga bekerja secara online sambil mencoba memahami bagaimana masyarakat Rusia hidup, bekerja, dan membangun relasi. Dari pengalaman itu saya belajar bahwa dalam kehidupan internasional, kemampuan beradaptasi sering kali jauh lebih penting daripada sekadar kemampuan akademik.
Memahami karakter dan kehidupan di Rusia
Hal inilah yang membuat saya betah tinggal di Rusia. Memang ada berbagai tantangan sejak Rusia terkena sanksi Barat. Beberapa aplikasi internasional menjadi terbatas, kartu Visa dan Mastercard asing tidak dapat digunakan secara normal, dan terkadang harus menggunakan VPN untuk mengakses layanan tertentu. Namun di sisi lain, saya melihat Rusia, khususnya Moskow, memiliki sistem transportasi yang sangat modern, tertata, dan nyaman.
Karakter masyarakat Rusia menurut saya juga cukup berbeda dengan masyarakat Indonesia. Mereka cenderung lebih terbuka dan berbicara apa adanya, sehingga terkadang terlihat dingin pada awalnya. Namun ketika sudah saling mengenal, mereka bisa menjadi pribadi yang sangat loyal dan suka membantu.
Saya percaya kemampuan berbahasa Rusia menjadi salah satu kunci terbesar yang membuat saya dapat diterima dan berkembang di sana.
Membangun bisnis tour operator internasional
Pada tahun 2023, saya berhasil menyelesaikan pendidikan master dan langsung mendapatkan Permanent Residence Rusia melalui jalur lulusan pendidikan. Setelah itu, saya mulai berpikir: apa yang bisa saya bangun dari pengalaman selama tinggal di Rusia? Jawabannya ternyata datang dari masalah yang dialami banyak orang.
Sejak Rusia memberlakukan sistem E-Visa untuk 55 negara, termasuk Indonesia, minat wisatawan Indonesia untuk berkunjung ke Rusia meningkat sangat pesat. Namun banyak wisatawan Indonesia masih mengalami kesulitan dalam mengatur perjalanan, mulai dari pemesanan hotel, pembayaran internasional, transportasi, hingga penyusunan itinerary. Dari situlah saya melihat peluang usaha.
Pada tahun yang sama, saya mendirikan tour operator resmi yang terdaftar di Rusia dan Indonesia bernama San Ruskindo International. Saat ini saya menjabat sebagai CEO sekaligus Founder perusahaan tersebut.
Alhamdulillah, sejak awal 2023 hingga sekarang perusahaan kami telah melayani lebih dari 2.000 wisatawan Indonesia yang datang ke Rusia. Fokus utama bisnis kami adalah kerja sama B2B dengan berbagai travel agent di Indonesia untuk membantu pengaturan perjalanan wisata ke Rusia, mulai dari hotel, transportasi, itinerary, hingga kebutuhan perjalanan lainnya.
Potensi anak muda Sumsel di kancah global
Menariknya, saya juga cukup sering bertemu wisatawan asal Palembang di Rusia. Bahkan sekarang semakin banyak travel agent Indonesia yang membuka open trip ke Rusia karena antusiasme masyarakat terus meningkat sejak hadirnya E-Visa.
Walaupun begitu, masyarakat asal Palembang atau Sumatera Selatan yang tinggal menetap di Rusia sebenarnya masih belum banyak. Mayoritas yang berasal dari Sumsel adalah mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di beberapa kota berbeda di Rusia, sehingga komunitasnya masih tersebar dan belum terlalu terhubung satu sama lain.
Sebagai orang Sumsel, saya percaya Palembang memiliki potensi yang luar biasa besar. Kota ini kaya budaya dan memiliki banyak anak muda kreatif yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional. Hanya saja, terkadang mereka terkendala akses informasi dan kesempatan.
| Menziarahi Reruntuhan Makna: Ketika Sejarah "Dikhianati" Demi Seremonial Belaka |
|
|---|
| Hati-hati dengan Diskon! |
|
|---|
| Digitalisasi Perbankan: Efisiensi Operasional atau Ancaman Keamanan Siber? |
|
|---|
| IHSG Awal 2026 Merosot Tajam: Mengapa Ini Justru Momentum Emas bagi Investor Jangka Panjang? |
|
|---|
| Menyelamatkan Masa Depan Santri: Agenda Mendesak Pembenahan Sistem Pesantren |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Ihsannudin.jpg)