Pilkada Sumsel
Jumlah TPS Pilkada di Sumsel Diperkirakan Menyusut, KPU Sumsel Ungkap Penyebabnya
Komisi Pemilihan Umum (KPU) provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) memperkirakan jumlah TPS pada Pilkada di Sumsel nanti sekitar 13 ribuan TPS.
Penulis: Arief Basuki | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) memperkirakan jumlah TPS pada Pilkada di Sumsel nanti sekitar 13 ribuan TPS.
Angka ini jauh berkurang jika dibandingkan jumlah TPS saat Pileg dan Pilpres yang berjumlah 25 ribuan TPS.
Menurut komisioner KPU Sumsel Divisi Teknis dan Penyelenggaraan Handoko, pengurangan jumlah TPS itu karena dilakukan penyesuaian.
"Kalau perkiraan jumlah TPS Pilkada nanti sekitar 13 ribuan, berbeda dengan Pemilu lalu jumlah TPS 25 ribuan, karena pemilih TPS di Pilkada nanti jumlahnya lebih banyak per TPS dibanding Pilkada, " kata Handoko, Kamis (6/6/2024).
Dijelaskan Handoko, dalam Pilkada nanti setiap TPS, jumlah pemilih yang ada bisa mencapai 600 pemilih setiap TPS, jumlah ini berbeda dengan Pileg dan Pilpres lalu maksimal 300 pemilih setiap TPS.
"Tapi ini belum final, kami masih proses pemutakhiran data sehingga bisa berubah (jumlah TPS), mungkin ditempat yang jauh bisa dijadikan satu kelompok TPS, namun perkiraan kita sekitar 13 ribuan TPS nanti, " ucapnya.
Pengurangan jumlah TPS ini diterangkan Handoko, karena surat suara dan bilik suara yang digunakan lebih sedikit jumlahnya.
"Sebab, untuk jenis surat suara di Pileg dan Pilpres ada 5 surat suara, sedangkan di Pilkada hanya 2 surat suara Pilwako (Pemilihan Walikota)/Pilbup (Pemi dan Pilgub (provinsi), " tuturnya.
Sementara untuk jumlah pemilih Sumsel nanti, Handoko menerangkan jika jumlah pemilih bisa mengalami perubahan namun tidak akan terlalu signifikan.
"Jumlah pemilih bisa berubah namun tidak signifikan, karena proses pemilu Februari lalu bisa saja ia belum masuk sebagai pemilih karena usia atau statusnya, tapi bisa saja di November masuk, ' tandasnya.
Disisi lain, daftar Pemilih Kota Palembang, pada Pilkada 27 November 2024 mendatang, diprediksi akan bertambah dibanding dengan pemilu 14 Februari 2024 lalu.
Menurut ketua KPU Palembang Syawaludin, bertambahnya pemilih tersebut karena adanya pemilih baru khususnya dari pemilih pemula atau Gen Z.
“Jumlahnya kisaran 23 ribu mata pilih, dimana mata pilih ini sendiri rata-rata berasal dari pemilih pemula atau Gen Z. Mereka yang rata-rata duduk di Bangku SMA dan baru lulus sekolah,” ungkap Syawaluddin beberapa waktu lalu.
Dijelaskan Syawal, jika KPU Kota Palembang baru saja mendapatkan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
“Jadi kita baru dapat DP4, masih perlu kita perlu klarifikasi dan dalam waktu dekat ini KPU Kota Palembang, akan membentuk pantarlih terlebih dahulu,” ujarnya.
| Jelang Dilantik Anggota DPRD Sumsel, Putri Alex Noerdin Siap Perjuangkan Sekolah di Daerah Terpencil |
|
|---|
| DPRD Sumsel Konsultasi dengan Kemendagri Soal Anggota DPRD Terpilih Maju Pilkada |
|
|---|
| Ada Anak Bapak, Adik Kakak dan Suami Istri yang Maju Pilkada di Sumsel, Pengamat : Aji Mumpung |
|
|---|
| Sejumlah Bakal Calon Kepala Daerah Klaim Diusung PKB, Ramlan Holdan : Baru Surat Penugasan |
|
|---|
| Ketua PDIP Sumsel Giri Ramanda Pastikan Diri Tak Maju di Pilgub Sumsel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/TPS-pilkada-sumsel.jpg)