Opini

Opini: Fogging cuma Bikin Nyamuk Nungging, PSN Lebih Penting

Fogging tergolong dalam pengendalian Demam Berdarah Dengue (DBD) secara kimiawi yang menggunakan insektisida.

Handout
Khusnul Khotimah, S.KM. M.KM., promotor kesehatan ahli madya di Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan. 

Penyebab penyakit dengue adalah Arthrophod borne virus, famili Flaviviridae, genus flavivirus.

Virus dengue ditularkan dari orang ke orang melalui gigitan nyamuk aedes (Ae) betina.

Umur nyamuk betina dapat mencapai 2-3 bulan.

Seseorang yang di dalam darahnya mengandung virus dengue merupakan sumber penular Demam Berdarah Dengue (DBD).

Virus dengue berada dalam darah selama 4-7 hari mulai 1-2 hari sebelum demam.

Aktivitas menggigit nyamuk aedes aegypti biasanya mulai pagi dan petang hari, dengan 2 puncak aktifitas antara pukul 09.00-10.00 dan 16.00-17.00.

Aedes aegypti mempunyai kebiasaan mengisap darah berulang kali dalam satu siklus gonotropik, untuk memenuhi lambungnya dengan darah.

Dengan demikian nyamuk ini sangat efektif sebagai penular penyakit.

Setelah mengisap darah, nyamuk akan beristirahat pada tempat yang gelap dan lembab di dalam atau di luar rumah, berdekatan dengan habitat perkembangbiakannya.

Pada tempat tersebut nyamuk menunggu proses pematangan telurnya.

Setelah beristirahat dan proses pematangan telur selesai, nyamuk betina akan meletakkan telurnya di atas permukaan air, kemudian telur menepi dan melekat pada dinding-dinding habitat perkembangbiakannya.

Pada umumnya telur akan menetas menjadi jentik/larva dalam waktu ±2 hari.

Setiap kali bertelur nyamuk betina dapat menghasilkan telur sebanyak ±100 butir.

Telur itu di tempat yang kering (tanpa air) dapat bertahan ±6 bulan, jika tempat- tempat tersebut kemudian tergenang air atau kelembabannya tinggi maka telur dapat menetas lebih cepat.

Ciri-ciri nyamuk aedes dewasa berukuran lebih kecil jika dibandingkan dengan rata-rata nyamuk lain dan mempunyai warna dasar hitam dengan bintik-bintik putih pada bagian badan dan kaki.

Bulu antena nyamuk aedes dewasa betina tidak lebat.

Nyamuk ini menyukai tempat–tempat dan air yang bersih, bukan got atau selokan yang kotor.

Ciri-ciri nyamuk penyebar penyakit demam berdarah.
Ciri-ciri nyamuk penyebar penyakit demam berdarah. (Dok. Dinkes Sumsel)

===

Jumantik

Dengan memahami proses penularan DBD melalui nyamuk aedes, sangat penting untuk memastikan tempat–tempat penyimpanan air bebas dari telur dan jentik nyamuk.

Jika angka bebas jentik (ABJ) lebih atau sama dengan 95 persen, maka kegiatan PSN 3M dianggap berhasil dan diharapkan penularan DBD dapat dicegah atau dikurangi.

Keberadaan juru pemantau jentik (jumantik) sangat penting untuk mengendalikan nyamuk aedes, Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik (G1R1J) bisa digalakkan untuk memberdayakan setiap keluarga di rumah tangga masing-masing.

Setiap rumah tangga memiliki satu orang penanggungjawab kegiatan PSN 3M Plus di rumahnya.

Melalui Gerakan ini diharapkan semua keluarga :

1. Melaksanakan kegiatan pemantauan jentik dan PSN 3M Plus secara rutin sekurangnya seminggu sekali.

2. Melakukan pencatatan hasil pemantauan jentik di rumah pada kartu jentik.

3. Mengenal tanda dan gejala DBD sehingga segera melakukan pemeriksaan kepada petugas kesehatan, jika ada anggota keluarga yang diduga menderita penyakit DBD.

4. Melaporkan kepada RT/RW, kepala desa/kelurahan, jika ada anggota keluarga yang diduga menderita penyakit DBD, agar dilakukan penggerakkan masyarakat di sekitarnya guna mencegah meluasnya penularan penyakit ini.

5. Membantu kelancaran pengendalian vektor penyakit DBD yang dilakukan oleh petugas kesehatan.

Gerakan PSN 3M Plus dilaksanakan dengan cara memotivasi masyarakat (keluarga dan pengelola tempat-tempat umum) untuk melaksanakan kegiatan pemberantasan jentik nyamuk di rumah dan lingkungannya masing-masing, untuk mengendalikan peningkatan kasus DBD. (*)

===

Simak berita Sripoku.com lainnya di Google News

Yuk gabung di Grup Whatsapp resmi Sriwijaya Post buat dapat update info seputar Sumatera Selatan dan Palembang lebih cepat ! (Klik di sini)

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved