Berita Muratara

Dapat Info dari Media Sosial, Satnarkoba Polres Muratara Bergerak Bekuk 2 Pengedar Narkoba

Polisi mengintai laki-laki yang diduga pengedar narkoba sesuai dengan ciri-ciri dan identitas yang diinformasikan warga di medsos.

Editor: Ahmad Farozi
dok satnarkoba polres muratara
Saman dan Amran, warga Desa Karang Dapo 1, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Muratara, ditangkap polisi karena kasus narkoba. 

SRIPOKU.COM, MURATARA - Postingan warga Kecamatan Karang Dapo Kabupaten Muratara di media sosial (medsos) terkait peredaran narkoba yang meresahkan ditindaklanjuti polisi.

Kasat Narkoba Polres Muratara, AKP Darmanson mengatakan, mendapat informasi di medsos, pihaknya melakukan penyelidikan dan pendalaman untuk memastikan kebenarannya.

"Iya, yang baru saja kita tangkap ini adalah yang kita dapat informasinya di medsos FB," kata AKP Darmanson, Sabtu (7/1/2023).

Polisi mengintai laki-laki yang diduga pengedar narkoba sesuai dengan ciri-ciri dan identitas yang diinformasikan warga di medsos.

"Ternyata informasi itu benar, begitu yang kita duga itu kita dekati, dia sedang berada di sebuah rumah, lalu kita geledah, ternyata barang bukti narkobanya ada," kata Darmanson.

Tersangka yang disebut-sebut di medsos sebagai pengedar narkoba itu bernama Saman (49) warga Desa Karang Dapo 1, Kecamatan Karang Dapo.

Dari penguasaan tersangka, polisi mendapat barang bukti narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 18 bungkus plastik klip, disimpan dalam dompet yang biasa dipakai perempuan.

Kepada polisi, Saman mengungkapkan bahwa barang haram tersebut didapatkannya dari seseorang bernama Amran alias Meran (47), warga desa yang sama.

"Kita kembangkan, tersangka mengaku barang itu dari tersangka lain atas nama Amran, kemudian keduanya berhasil kita tangkap, mereka mengakui barang itu milik mereka," jelas Darmanson.

Polisi menyebut status kedua tersangka adalah pengedar, dan masih akan dilakukan pengembangan untuk mengetahui dari mana asal narkoba tersebut.

Polisi berharap masyarakat terus memberikan informasi terkait peredaran narkoba di lingkungan masing-masing, karena untuk melawan itu adalah tanggung jawab semua.

"Kita sangat senang masyarakat mau peduli memberikan informasi, kita sangat mengharapkan bantuan dan dukungan masyarakat, karena masyarakat lah yang lebih tahu kondisi disekitarnya," ujar Darmanson. (rahmat aizullah/ts)

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved