Berita Muratara

Insiden Jalan Rusak di Muratara, Mobil Tangki Terjun ke Sungai, Mobil Mengambang Ditarik Perahu

Sebuah peristiwa unik yang menggemparkan media sosial terjadi di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara)

Penulis: Eko Mustiawan | Editor: Yandi Triansyah
Kapolsek Rawas Ilir
TERJUN KE SUNGAI - Kondisi mobil tangki yang terjun ke sungai di wilayah Kabupaten Muratara, Kamis (2/10/2025) tengah malam. 

SRIPOKU.COM, MURATARA -  Sebuah peristiwa unik yang menggemparkan media sosial terjadi di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) setelah sebuah mobil tangki berwarna hijau tercebur ke Sungai Rawas.

Alih-alih tenggelam, mobil kosong tersebut malah "berlayar" dan harus dievakuasi dengan bantuan perahu.

Kejadian yang viral ini mulanya diinformasikan terjadi di Desa Mandi Angin, namun penelusuran oleh pihak kepolisian mengungkap kronologi yang sebenarnya.

Kapolres Muratara AKBP Rendy Surya Aditama, melalui Kapolsek Rawas Ilir IPTU Andri Firmansyah, membenarkan peristiwa ini. 

Kecelakaan tunggal tersebut terjadi pada Kamis (2/10/2025) dini hari, tepatnya sekitar pukul 23.50 WIB, di wilayah Desa Aringin, Kecamatan Karang Dapo, Muratara.

Mobil tangki nahas itu diketahui milik PT Sale Raya Merangin Dua (SRMD). Menurut Kapolsek, penyebab kecelakaan adalah kondisi jalan yang rusak parah dan hampir putus di Desa Aringin.

"Saat kejadian, mobil tangki tersebut dalam kondisi kosong atau tidak ada muatan," jelas Kapolsek kepada media pada Jumat (3/10/2025) siang. Kondisi kosong inilah yang menjadi kunci dari insiden yang tak biasa ini.

Kapolsek menjelaskan, mobil tangki tersebut sedang dalam perjalanan dari Desa Aringin, Karang Dapo, menuju ke lokasi pengisian di Desa Belani, Kecamatan Rawas Ilir.

Setibanya di jalanan rusak, mobil hilang kendali, terbalik, dan langsung masuk ke Sungai Rawas.

Karena tangki dalam keadaan kosong, mobil tangki tersebut tidak tenggelam, melainkan mengambang dan terbawa arus sungai.

Melihat kondisi tersebut, sang sopir dengan sigap mengambil tindakan yang tak biasa.

Dibantu oleh warga setempat, mobil tangki yang terapung itu kemudian diikuti dan diarahkan menggunakan perahu (ketek), memanfaatkan daya apung dari tangki yang kosong.

"Jadi mobil itu setelah jatuh ke sungai, disertai oleh sopir dan warga pakai ketek sampai ke Kelurahan Bingin Teluk. Karena keadaan tangki kosong, jadi mobil mengambang," ungkap IPTU Andri Firmansyah.

Perjalanan unik mobil tangki di atas air ini akhirnya berakhir pada Jumat (3/10/2025) pagi sekitar pukul 05.40 WIB, ketika mobil tersebut berhasil "berlabuh" dan terangkut di wilayah Kelurahan Bingin Teluk, Kecamatan Rawas Ilir, setelah hanyut cukup jauh dari lokasi kejadian.

Hingga saat ini, mobil tangki PT SRMD tersebut masih berada di lokasi dan tengah diupayakan proses evakuasinya oleh pihak perusahaan dengan dibantu warga setempat. 

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved