Berita Muratara
Pelaku Perundungan di SMP Karang Jaya Muratara Terancam Dikeluarkan dari Sekolah
Viral kasus perundungan siswi SMP Karang Jaya Kabupaten Muratara yang dilakukan oleh sesama temannya sendiri. Pelaku Terencam dikeluarkan sekolah.
Penulis: Eko Hepronis | Editor: tarso romli
Ringkasan Berita:
- Kasus perundungan siswa SMP Karang Jaya Muratara viral di media sosial
- Perundungan dipicu salah kirim stiker gambar ke Ponsel pelaku
- Pelaku dan korban sepakat adakan perdamaian dengan adat Tepung Tawar
- Sekolah tetap akan memberikan sanksi kepada para pelaku
SRIPOKU.COM, MURATARA -Viral kasus perundungan siswi SMP Karang Jaya Kabupaten Muratara yang dilakukan oleh sesama temannya sendiri.
Peristiwa perundungan itu dilakukan oleh adik kelas kepada kakak kelasnya, keduanya merupakan pelajar SMP Karang Jaya hingga dinilai telah mencoreng nama sekolah mereka.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Zazili menyesalkan adanya aksi perundungan dan tidak membenarkan tindakan tersebut karena mencoreng dunia pendidikan.
"Pihak sekolah sudah memanggil wali murid dari korban dan wali murid dari pelaku untuk melakukan mediasi,"kata Zazili Kadisdik Muratara melalui pers rilis, Sabtu (18/10/2025).
Diterangkan Zazili dalam mediasi, kedua belah pihak sudah sepakat untuk damai dan dilakukan dengan cara adat, yaitu tepung tawar.
Adat tepung tawar ini merupakan tradisi masyarakat Melayu di Sumatera Selatan yang merupakan simbol penyucian, pembersihan hati dan perdamaian sosial antarwarga.
Mediasi ini dilakukan sebelum video perundungan tersebut tersebar di media sosial dan menjadi viral.
Namu setelah video tersebut beredar, pihak sekolah baru mengetahui kronologi sebenarnya.
Sebagai tindak lanjut terhadap video yang beredar tersebut, Dinas Pendidikan mengambil langkah untuk mengadakan pertemuan lanjutan dengan mengikutsertakan Camat Karang Jaya, Lurah Karang Jaya, Kepala Desa Embacang Baru Ilir, Perwakilan dari Koramil Karang Jaya, Perwakilan dari Polsek Karang Jaya, wali siswa dari korban dan wali siswa dari pelaku.
Baca juga: Riski Tewas di Pelukan Ibunya, Keluarga Berharap Pelaku Ditangkap dan Dihukum Setimpal
Zazili menyebut perundungan dipicu oleh korban yang salah mengirimkan gambar stiker WA ke pelaku. Tidak berselang lama, korban menghapus stiker WA tersebut.
" Karena korban menghapus pesan ini, pelaku merasa tersinggung,"jelasnya.
Keesokan harinya korban diajak oleh pelaku untuk pulang bersama. Pelaku dan korban berboncengan dengan sahabat masing-masing.
Di tengah jalan, korban diminta pelaku untuk berhenti dan menepi. Lalu siswa yang merekam video tersebut menendang motor korban dan terjadilah tindakan perundungan tersebut oleh pelaku," ujarnya.
Dari pihak sekolah telah memberikan skorsing selama 1 minggu terhadap pelaku.
Zazili Kadisdik Muratara
SMP Karang Jaya Muratara
Perundungan Siswi SMP di Muratara
Perundungan
Adat Tepung Tawar
| Kecelakaan Maut di Muratara, Pengendara Motor Vixion Jatuh Masuk Kolong Mobil Truk Meninggal di TKP |
|
|---|
| Kecelakaan Maut di Muratara, Pengendara Motor Tewas Mengenaskan Usai Gagal Menyalip Mobil Truk |
|
|---|
| Tega Setubuhi Anak Kandung hingga Melahirkan, Pria di Muratara Diringkus Polisi |
|
|---|
| Pria di Muratara Rudapaksa Anak Kandung Hingga Melahirkan, Pelaku Nyaris Tewas Diamuk Massa |
|
|---|
| Enam Hari Hilang Terseret Arus Sungai Rawas, Bocah 11 Tahun Ditemukan Tewas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Kasdisdik-Sazili.jpg)