Peluang Media Massa di Balik Kegamangan (Calon) Mahasiswa
Sejak sebulan lalu, keluarga yang punya anak di kelas tiga SMA/MAN, dibuat sibuk memikir-kan pilihan apa yang pas untuk anaknya di perguruan tinggi.
Tercatat jumlah pengangguran per Agustus 2021 sebanyak 9,10 juta orang (sumber www.liputan6.com, diunduh 22/2/22).
Angka pengangguran sebanyak 9,10 juta orang itu, diyakini akan terus bertambah.
Pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung dua tahun lebih, membuat banyak sektor mengalami kesulitan.
Sehingga, ada karyawan yang dirumahkan, ada yang di PHK, ada juga yang mungkin di-turunkan gajinya.
Ada juga di antara mereka kemudian banting stir, mencari dan/atau menciptakan peluang kerja dengan mengembangkan hobi/kegemaran. Berwirausaha adalah salah satu pilihan, jika cerdas membaca peluang pasar.
Dalam kondisi kegamangan (calon) mahasiswa dan lulusan sarjana, saya mencermati ada pelu-ang bagi media massa, media arus utama, khususnya media cetak dan media daring.
Jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

Tidak saja peluang untuk menambah oplah atau pembaca, tetapi juga peluang iklan yang memungkinkan media massa tetap bisa bertahan di tengah ekonomi yang sulit.
Peluang besar untuk meningkatkan pundi-pundi keuntungan.
Banyak orang meramalkan media massa, khususnya media cetak akan mengalami nasib tragis; gulung tikar atau beralih ke dalam format digital.
Yang digital atau media daring juga banyak, namun kehadirannya juga tidak seperti yang diharapkan.
Kenapa bisa begitu?
Euforia media daring akibat perkembangan dan kemajuan teknologi, memang membuat orang semakin dekat dengan sumber-sumber informasi.
Namun, informasi yang disajikan ke publik/pembaca juga jauh dari harapan.
Fakta tersebut terjadi karena keberadaan media massa sekarang tidak pernah mau tahu dengan kebutuhan pembaca.
Dari ratusan ribu media daring dan ribuan media cetak, hanya dalam hitungan jari sebelah tangan media yang punya tim penelitian dan pengembangan (Litbang), lalu melakukan survei ke pembaca.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Yurnaldi2-Yurnaldi1-Yurnaldi.jpg)