Buya Menjawab
Sholat Hadiah untuk Orang Sudah Meninggal Dunia
Sebagian umat Islam tidak mempercayai jika amalan orang yang masih hidup bisa bermanfaat buat orang yang sudah mati.
"Dari Aisyah ra. dari Nabi Muhammad saw bersabda: "Seseorang mayit yang dishalati oleh seratus orang muslim yang sama-sama memohonkan ampun (syafa'at) baginya tentu permohonan mereka diterima." (Shaheh Muslim,1576)
Begitu pula shalat Hadiyah buat si mayit sebagaimana dijelaskan oleh Nawawi Albanteni dalam Nihayah al Zain yang bersumber dari Hadis Rasulullah saw;
Jangan lupa subscribe, like dan share channel TikTok Sriwijayapost di bawah ini:

"Tiada yang paling dahsyat bagi mayit itu selain dari dimalam pertama, maka kasihanilah (sayangilah) mereka dengan shodaqoh untuk mereka yang sudah mati, maka jika tidak (shodaqoh) maka sholat dua rakaat (sholat hadiyah), baca di rakaat pertama dan kedua ; Al faatihah satu kali, ayat kursi satu kali , Alhakumuttaktsur satu kali dan al-Ikhlas sepuluh kali...”
Demikian menurut Nawawi Al Banten dalam Nihayah al zain, menurut hadits di atas setelah mayit di kuburkan, maka pada hari itu juga setelah selesai shalat maghrib dilaksanakan, lakukan shalat Hadiyah untuk mayit dua rakaat (tidak berjama'ah-bersama-sama saja) pada setiap rakaat sesudah Al Fatihah dibaca ayat Kursyi satu kali, surah Alhakumuttakatsur satu kali, surah Qul huallahu Ahad sepuluh kali sesudah salam berdoa' Ya Allah sesungguhnya shalatku ini adalah shalat yang Engkau Maha mengetahui maksudnya, Ya Allah mohon Engkau sampaikan pahalanya kepada si pulan di kuburnya, maka pada saat itu juga Allah swt. mengirim seribu malaikat dengan cahayanya yang menerangi kuburan si mayit dan menghiburnya sampai hari kiamat. Sedangkan bagi yang melaksanakannya mendapat pahala dan sebelum keluar dari dunia ini akan dinampakkan baginya surga tempatnya kelak di akhirat.
Demikian jawaban atas pertanyaan ananda.
Jangan lupa Like fanspage Facebook Sriwijaya Post di bawah ini:
