Buya Menjawab

Sholat Hadiah untuk Orang Sudah Meninggal Dunia

Sebagian umat Islam tidak mempercayai jika amalan orang yang masih hidup bisa bermanfaat buat orang yang sudah mati.

Editor: Bejoroy
sripoku.com/anton
Ilustrasi. 

SRIPOKU.COM -- Assalamu’alaikum.Wr.Wb.
Buya, apa memang ada dalilnya sholat hadiah untuk orang sudah meninggal dunia? Sebagian umat Islam tidak mempercayai jika amalan orang yang masih hidup bisa bermanfaat buat orang yang sudah mati.

Mohon penjelasannya buya.

Terima kasih. 0812 88xxxx

Jawaban:
Wassalamu’alaikum.Wr.Wb.
Ananda, amalan orang yang masih hidup dapat bermanfaat buat orang yang sudah mati, contohnya sholat jenazah, memang hadits yang sering dibahas oleh penceramah adalah Apabila mati anak adam terputuslah amalnya, kecuali tiga: Sodaqoh jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak yang sholeh mendoakannya. SEBAGAIMANA HADITS DI BAWAH INI. Tetapi untuk amalan orang yang masih hidup diperuntukkan pahalanya/manfaatnya buat orang yang sudah mati ada hadist lain.

"Dari Abu Hurairah Ra. Berkata; Telah bersabda Rasulullah saw: Apabila seorang manusia meninggal, terputuslah amalnya kecuali tiga macam; sodaqoh jariyah, atau ilmu yang bermanfaat, atau anak shaleh yang mendo'akannya". (HR.Abu Daud, Muslim dan Ahmad)

Hadits di atas menunjukkan bahwa amal-amal seseorang yang dilakukan semasa hidupnya, pahalanya masih tetap mengalir kepada orang yang sudah mati dari tiga macam yang ditinggalkan seperti; partisipasinya dalam pembangunan masjid, selama masjid tsb. dimakmurkan oleh kaum muslimin,orang yang sudah mati tsb. tetap mendapat pahala. Begitu pula ilmu yang diajarkan kepada santri-santrinya dan dikembangkan oleh mereka, maka ustaz dan ustazah yang telah wafat mendapat aliran pahalanya. Kemudian jika orang yang sudah mati tersebut meninggalkan anak-anak shaleh, maka do'a mereka akan menambah kebaikan bagi kedua orang tuanya yang sudah mati.

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Apabila hadits di atas memberikan pemahaman tentang amal yang dilakukan oleh orang yang mati semasa hidupnya, maka hadits berikut ini menjelaskan apa-apa yang dilakukan oleh orang yang masih hidup buat orang yang sudah mati.

"Dan dari Abi Ubaid Malik ibn Robi'ah Al Sa'idiy Ra. Berkata: "Ketika kami duduk disamping Rasulullah saw. tiba-tiba datang seorang laki-laki dari Bani Salimah maka dia bertanya; "Ya Rasulallah masih adakah suatu kebaikan yang dapat kami lakukan buat kedua orang tua kami yang sudah meninggal?" Maka Rasululah saw. menjawab:" Ia ada; menshalatkan keduanya, memohonkan ampun keduanya, melaksanakan wasiatnya sesudah wafatnya, menjalin silaturrahim dengan keluarga yang ada hubungannya dengan kedua orang tua, dan memuliakan sahabat-sahabat keduanya." (HR.Abu Daud)
Setelah upacara pemakaman selesai, maka apakah masih ada kegiatan amal ibadah yang dapat menambah pahala orang yang telah meninggal?

Masalah apa-apa yang boleh dilakukan oleh keluarga yang masih hidup terhadap orang yang sudah mati, terdapat perbedaan pendapat di kalangan Ulama. Namun untuk memantapkan keyakinan kita akan kebenaran sesuatu yang sudah menjadi tradisi, sehingga menjadi sunnah yang di tradisikan, kajiannya sbb;

Pertama; Pada pertanyaan seorang lak-laki dari keluarga Bani Salim kepada Rasulullah saw. yang sudah dikemukakan di atas "Ya Rasulullah! Apakah masih ada suatu kebaikan yang dapat saya lakukan untuk menambah kebaikan bagi kedua orang tuaku yang sudah meninggal dunia?" Jawab Rasulullah saw. "Ya ada; Shalat atas keduanya (Shalat Janazah-Shalat Hadiyah), memohonkan ampun keduanya, melaksanakan wasiyatnya sesudah mereka meninggal, menghubungkan silaturrahim dengan keluarga yang dihubungkan oleh keduanya, dan memuliakan sahabat-sahabat kedua orang tuamu".(HR.Abu Daud)

Jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

Logo instagram.com/sriwijayapost/

Dari jawaban Rasulullh saw. terhadap pertanyaan laki-laki dari keluarga Bani Salim tersebut, menujukkan bahwa masih ada upaya yang dapat dilakukan keluarga buat menambah kebaikan orang yang sudah mati, seperti;

Shalat Janazah adalah shalat yang dilakukan oleh orang yang masih hidup untuk memohonkan ampunan, rahmat dan kasih sayang Allah swt. terhadap mayit dan pahala serta manfaat shalat Janazah tersebut dapat di peroleh dan dirasakan oleh orang yang sudah mati, dan pelaksanaannya sebelum upacara pemakaman. Shalat Janazah dibicarakan juga disini, karena kata "Ashsholatu 'alaihima" pada hadits di atas, ada hubungannya dengan shalat hadiyah yang pelaksanaanya setelah upacara pemakaman.

Sampai dan bermanfaatnya shalat Janazah tersebut dijelaskan oleh Rasulullah saw. dalam sabda beliau; "Dari Martsad bin Abdillah Al-Yazani RA, "Rasulullah saw bersabda, Barang siapa yang (ketika mati) di shalati oleh orang tiga shap (baris) maka Allah swt. mewajibkan surga kepadanya." (Sunan Tirmizi, 949).

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    Berita Populer

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved