Buya Menjawab

Kehidupan di Akhirat Berdasarkan Status Sosialnya di Dunia?

Di akhiirat nanti ummat manusia ini memperoleh kehidupan yang menyenangkan berdasarkan status sosialnya di dunia ini, apa ada pertimbangan lain.

Editor: Bejoroy
SRIPOKU.COM/ANTON
Ilustrasi. 

Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Siti Hafsah, istri Rasulullah saw. bahwa Rasulullah saw. bersabda: "Sesungguhnya aku mengharap. Insya Allah seseorang yang turut dalam perang Badar dan perang al-hudaibiyah tidak akan masuk neraka." Maka Hafsah berkata kepada Rasulullah saw., "Bukankah Allah berfirman, "Tidak seorangpun daripada kamu melainkan akan mendatanginya." Rasulullah saw. menjawab dengan membaca lanjutan ayat yang artinya: "Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan menjadikan orang-orang yang zalim di dalam neraka dalam keadaan berlutut".

Yazid Ar-Raaqqasyi dari Anas bin Malik; Jibril as. berkunjung kepada Nabi Muhammad saw. di waktu bukan saatnya, mukanya kelihatan ada perubahan, Nabi Muhammad saw. bertanya: "Aku tidak pernah melihatmu berubah?" Jawabnya:"Ya Muhammad aku datang bertepatan dengan perintah Allah tentang penyulutan api neraka, maka sungguh tidak pantas bagi yang mengetahui tentang kenyataan neraka jahannam, siksa kubur, dan siksaNya yang terbesar, lalu bergembira, sebelum bebas/aman darinya. Beliau bersabda:"Hai Jibril, jelaskan sifat-sifat jahannam tersebut! Jawabnya:" Bahwasanya sesudah selesai jahannam diciptakan, lalu Allah swt. menyalakannya selama 1000 tahun sampai merah, 1000 tahun lagi sampai putih, dan 1000 tahun lagi hingga hitam gelap, dan sejak itu terus nyala membara tidak kenal padam sesaatpun. Demi Allah jika terjadi kebocoran sebesar lubang jarum saja, pasti penghuni dunia musnah terbakar hangus akibat panasnya. Demi Allah, jika kain/baju penghuni neraka ditanggalkan di antara langit-bumi, pasti binasa penghuni dunia akibat panas dan basinnya. Demi Allah, jika satu mata rantai neraka diletakkan di atas bukit, pasti bukit/gunung itu mencair sampai ke bawah bumi yang ketujuh. Demi Allah jika seseorang disiksa di kutub barat, pasti masyarakat kutub timur hangus terbakar karena panasnya. Neraka jahannam adalah sangat dalam, dihiasi besi, air campur nanah minuman (penghuninya), potongan api pakaiannya. Di sana terdapat 7 pintu setiapnya ada bagian tertentu dari pria dan wanita. Tanya Nabi Muhammad saw.: "Pintunya apakah seperti pintu-pintu rumah kami? Jawabnya: "Tidak, tetapi selalu terbuka, satu dengan lainnya berjarak 70.000 tahun, setiapnya 70x lipat dari lainnya. Lalu musuh-musuh Allah dihalau, sampai ke pintu disebut malaikat Zabaniyah dengan rantai belenggu, rantai dimasukkan mulut mereka hingga menembus pantat, tangan kiri diikat ke leher, tangan kanan dimasukkan dada menembus bahu, syetan merangkul setiap manusia yang masuk kedalamnya dan malaikat menyambut dengan pukulan besi, mereka tidak dapat keluar darinya. Selanjutnya Nabi Muhammad saw. bertanya: "Siapakah yang masuk lewat pintu-pintu tersebut? Jawabnya: "Orang Munafik, melewati pintu paling bawah, termasuk orang kafir akibat menentang mu'jizat Nabi Isa as., dan golongan Fir'un, nama pintu itu Al-Hawiyah. Sedang pintu kedua disebut Jahim dan yang melewatinya adalah kaum musyrikin. Dan pintu ketiga disebut Saqar, dilewati kaum Shabi'in. Dan pintu keempat disebut Ladhaa dilewati Iblis dan penyembah api (Kaum Majusi) Dan pintu kelima disebut Huthamah, dilewati orang-orang Yahudi. Dan pintu keenam disebut Sa'ir, dilewati orang-orang Kristen.

Jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

Kemudian diamlah Jibril, rupanya dia menghargai Rasulullah saw. sampai beliau bertanya: "Kenapa pintu ketujuh tidak engkau jelaskan, Jibril? Jawabnya: "Pintu yang dilewati ummatmu yakni orang-orang yang melakukan dosa-dosa besar, tetapi tidak bertaubat hingga datang ajalnya (sampai mati). Lalu beliau pingsan mendengar penjelasan tersebut, sampai Jibril meletakkan kepala beliau di atas pangkuannya, baru setelah sadar beliau bersabda: "Hai Jibril, sungguh aku sangat gelisah dan penuh prihatin, betulkah seseorang dari umatku akan masuk neraka? Jawabnya: "Betul, yakni umatmu yang selalu melakukan dosa-dosa besar". Lalu beliau menangis diikuti dengan tangisnya Jibril as., hingga beliau masuk rumah tidak keluar, kecuali melakukan shalat dan tiada seorangpun yang diajak berbicara, diwaktu shalatpun beliau menangis, selalu berdo'a kepada Allah swt.

Tetapi nanti ummat Nabi Muhammad Saw yang masuk neraka itu, memperoleh syafaat Rasulullah saw. Maka dibawalah mereka ke sungai di depan pintu surga yang bernama: "Nahrul Hayawan", setelah mandi berubahlah menjadi pemuda yang tampan (pemudi yang cantik jelita) bagaikan bulan bola matanya, tapi pada dahinya tertulis: AL-JAHANNAMIYYUN" (bekas penghuni Jahannam) yang kemudian masuk surga. Dan ketika penghuni neraka (dari golongan orang-orang kafir) melihat mereka bebas dari hukuman, berkatalah penghuni neraka: "Seandainya kami beragama Islam ketika hidup di dunia, pasti kami dibebaskan dari neraka". Yang demikian itu disebutkan dalam Al-Quran sebagai berikut: RUBBAMAA YAWADDULLAZINA KAFARUU LAU KAANUU MUSLIMIIN.

Demikian jawaban atas pertanyaan ananda.

ilustrasi
Update 28 Oktober 2021. (https://covid19.go.id/)
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved