Virus Corona
Prof Yuwono Ungkap Tsunami Covid-19 India tak akan Terjadi di Indonesia : Faktor Genetik Pembedanya
Tsunami Covid-19 di India menjadi cerminan yang besar agar tidak terjadi juga di Indonesia.
Penulis: maya citra rosa | Editor: Yandi Triansyah
Prof Yuwono juga menanggapi kasus tingginya angka kematian di Indonesia, menurut Prof Yuwono data persentase yang menunjukkan Sumsel paling tinggi nomor tiga, hal ini tidak bisa disamakan dengan wilayah di pulau Jawa.
Jumlah pendudukan dan perlakuan yang diberikan pemerintah ke daerah di Sumatera harus berbeda dengan Jawa.
Hal ini juga mempengaruhi perhitungan kasus meninggal yang tidak sepadan angka konfirmasi di Sumsel.
"Tingkat kematian tertinggi ke 3 di Indonesia, data meninggal 4,8 persen di Sumsel. Tapi presentase nya tidak bisa disamakan dengan Jawa," ujarnya.
Dia juga menganggap bahwa Dinkes Sumsel masih kurang sigap dalam melakukan pemeriksaan Covid-19.
Dimana seharusnya dengan alat PCR yang banyak, Sumsel harus dapat menembus angka 1.000 pemeriksaan per hari.
Dirinya berharap agar pemeriksaan Covid-19 terus ditingkatkan dengan tersedianya fasilitas PCR yang memadai di Sumsel.
• Lagi Tidur Pulas, Pembunuh Kakak Kandung di Muaraenim Ditangkap, Dipicu soal Sepele
• Satu Kasus Baru & Dua Hasil Tracing Tambahan Kasus Covid-19, Update Virus Corona di Pagaralam 5 Mei