Breaking News:

Mudik Lokal Dilarang

LARANGAN Mudik di Sumsel, 'Pemerintah Jangan Plin-plan, Dilarang Mudik Tapi Mal dan Kafe Tetap Buka'

Larangan mudik lokal tersebut menuai banyak komentar dari warga Sumsel yang sebagiannya sudah bersiap untuk mudik lebaran.

SRIPOKU.COM/ANTONI AGUSTINO
Ilustrasi Larangan mudik di tengah pandemik virus corona atau covid-19 

Laporan wartawan Sripoku.com, Maya Citra Rosa

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pemerintah Sumsel resmi melarang warga mudik lokal antar kabupaten dan kota menjelang Lebaran Idul Fitri 1442 H tahun ini.

Hal ini disampaikan Sekda Sumsel, Nasrun Umar, yang menyebutkan peraturan tersebut menindaklanjuti adanya larangan mudik dari Pemerintah Pusat.

Larangan mudik lokal tersebut menuai banyak komentar dari warga Sumsel yang sebagiannya sudah bersiap untuk mudik lebaran.

Banyak warga menilai bahwa pemerintah Sumsel terkesan memberikan statement yang berubah-ubah dalam peraturan yang diberlakukan.

Sehingga banyak yang merasa kebingungan untuk tetap atau membatalkan rencana mudiknya.

Warga Palembang, Eko mengatakan bahwa Gubernur Sumsel pernah menyebutkan bahwa warganya boleh mudik antar kota atau kabupaten di Sumsel saja.

Namun hari ini Senin (3/5/2021) statement tersebut dicabut dan menerangkan bahwa mudik lokal dilarang.

"Pemerintah Sumsel ini Plin-plan, kemarin boleh mudik, tapi sekarang sudah dilarang, bingung jadi ini," ujarnya.

Rencana mudiknya ke Musi Rawas pun terancam ia batalkan jika memang akan adanya pembatasan di setiap perbatasan daerah.

Halaman
1234
Penulis: maya citra rosa
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved