Breaking News:

Jaringan Narkoba

Ketika Polisi  Terjerat Jaringan   Narkoba

Narkoba adalah musuh bersama. Pemakai dan pengedar narkoba di Indonesia dari waktu ke waktu tampaknya semakin banyak.

Editor: Salman Rasyidin

Di negara kita pemberantasan narkoba semakin sulit dilakukan.

Kita dihadapkan oleh kom­ple­ksitas kejahatan narkoba yang semakin rumit.

Peredaran dan pemakaian narkoba sudah ma­suk ke lingkungan aparat penegak hukum, terutama Polri.

Entah sudah berapa banyak ok­num polisi yang dipecat dari berbagai lingkungan wilayah  kepolisian di tanah air, mulai  dari tingkat Polres sampai ke tingkat Polda.

Mereka terdiri dari para bintara sampai perwira me­ne­ngah.

Namun ironisnya, pemecatan tersebut tidak membuat polisi jera untuk bermain-main dengan narkoba.

Berbagai macam modus yang dilakukan oleh oknum polisi untuk bermain dengan narkoba.

Pertama, ada oknum polisi yang menjadikan bandar narkoba sebagai “mesin ATM”, mereka ini kerap dilindungi oleh segelintir oknum polisi.

Kedua, ada oknum polisi yang “memeras” ter­sangka pemakai dan pengedar narkoba untuk menyerahkan sejumlah uang yang nilainya puluhan sampai ratusan juta rupiah agar kasusnya tidak diteruskan.

Ketiga, ada oknum polisi yang menjadi pengedar narkoba,

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved