Update SFC
Kita Manusia Biasa Punya Rasa Kecewa, Curhat Kiper Dengar Sriwijaya FC Batal Ikut Piala Menpora 2021
Pasalnya, tim berjuluk Laskar Wong Kito itu dinyatakan batal untuk ikut dalam Turnamen Pramusim bertajuk Piala Menpora 2021.
Penulis: Abdul Hafiz | Editor: RM. Resha A.U
Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Kiper utama Sriwijaya FC Imam Arief Fadilah mengaku sangat kecewa.
Pasalnya, tim berjuluk Laskar Wong Kito itu dinyatakan batal untuk ikut dalam Turnamen Pramusim bertajuk Piala Menpora 2021.
"Kecewa banget ya, harapan semua pemain menjadi pupus lagi. Kita manusia biasa punya rasa kecewa," ungkap kiper bernomor punggung 90 ini kepada Sripoku.com.
Baca juga: Alasan Sriwijaya FC Batal Ikut Piala Menpora 2021, Palembang Turut Batal Jadi Tuan Rumah
Baca juga: Menuju Liga 1 2021, Madura United Mulai Beraroma Sriwijaya FC
Namun Imam mengatakan bahwa tidak ada gunanya ia merasa kecewa terus menerus, mau tak mau ia bersama temannya yang lain harus menerima dengan ikhlas.
"Kita terima dengan ikhlas dan legowo. Tadi tentunya semangat banget dengan adanya kepastian ini. Tapi menurut saya terlalu mepet jadwalnya," ucapnya.
Mantan kiper Persebaya ini tetap berharap dan optimis agar kompetisi sesungguhnya yakni Liga 2 2021 untuk tetap terselenggara sesuai rencana, yakni 26 Juni – 27 November 2021.
"Kompetisi sesungguhnya harus digelar lah, itu yang kita inginkan," tegasnya.
Saat ini, Imam mengaku belum mendapat panggilan dari manajemen untuk persiapan tim.
Namun ia menyatakan, sebagai pemain profesional harus siap dengan segala risikonya.
Baca juga: Jadi Bidikan Sriwijaya FC, Seto Nurdiantoro Lebih Dulu Diikat PSIM Yogyakarta
Baca juga: Kas Hartadi eks SFC Latih Dewa United, Target Juara Liga 2 Bersaing dengan Sriwijaya FC
"Semua pemain belum (belum dipanggil manajemen Sriwijaya FC) bang. Kalo saya selalu kapan pun siap. Kalau memang pelatih kepala dan pelatih kiper masih mau dengan saya. Kalo enggak ya apa boleh buat bang. Saya pemain pro harus siap dengan segala risikonya," tutur pria asal Tasikmalaya itu.
Sambil menunggu kepastian digulirnya kompetisi Liga 2 dan dipanggilnya oleh Tim Sriwijaya, Imam mengaku terus melakukan latihan.
"Latihan masih tapi tidak terlalu tinggi intensitasnya. Saya selalu latihan setiap hari. Untuk sehat ajalah sekarang," ujarnya.
Imam tak menampik, ada beberapa klub yang telah menghubunginya walaupun baru sebatas obrolan biasa.
"Ya Alhamdulillah sudah ada tim yang menghubungi, tapi semuanya baru obrolan aja sih bang," jelasnya.
Seperti yang diketahui, Sriwijaya FC harus membatalkan angan mereka untuk merasakan aroma pertarungan Liga 1 2021, di Piala Menpora 2021.
Baca juga: Sriwijaya FC Batal Panggil 17 Pemain
Baca juga: Bukan Beto Goncalves, Sriwijaya FC Jajaki Peyerang Naturalisasi Eks PSM Makassar Ini Sosoknya
Keikutsertaannya di Turnamen Pramusim tersebut batal karena keputusan terakhir hasil rapat koordinasi PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi, dan PSSI.
Tidak hanya Sriwijaya FC, PSMS Medan yang juga klub Liga 2 juga turut dibatalkan keikutsertaannya.
Awalnya, rancangan yang disusun PT LIB, kontestan klub di Piala Menpora 2021 terdiri dari 18 klub Liga 1 dan dua klub Liga 2.
Klub Liga 2 tersebut ialah PSMS Medan dan Sriwijaya FC.
Sriwijaya FC turut dilibatkan dalam Turnamen Pramusim tersebut lantaran mereka tertahan di 4 besar dalam kompetisi Liga 2 2019 lalu, hingga menyebabkan mereka gagal promosi ke Liga 1 2020.
Sedangkan PSMS Medan diajak karena berdasarkan perolehan poin di 8 besar, mereka termasuk yang tertinggi meskipun tidak dapat melaju ke babak semi final.
Baca juga: Intip Profil Calon Pelatih yang Dihubungi Manajemen Sriwijaya FC, Eks Coach PSIM: Saya Masih Belajar
Baca juga: Winger Sriwijaya FC Ini tak Sabar Menanti Liga 2 2021, Sampai Posting Video Latihan Saban Hari
Namun informasi terbaru, Piala Menpora 2021 ini hanya diperuntukkan bagi klub Liga 1 saja.
Direktur Operasional PT LIB, Sudjarno mengatakan, keputusan tersebut berdasarkan hasil rapat dengan PSSI.
"Ya betul hasil rapat dengan PSSI memang hanya untuk Liga 1," kata Sudjarno.
Sudjarno menambah, PT LIB juga sudah menentukan kota yang akan menjadi tempat pelaksanaan Piala Menpora 2021.
Berdasarkan rencana, Piala Menpora 2021 diagendakan bergulir pada 20 Maret hingga 25 April 2021.
"Ada empat tempat dengan satu cadangan, Solo, Malang, Bandung dan Sleman," kata Sudjarno.
Padahal sebelumnya, Palembang ngotot menjadi tuan rumah lantaran mereka membutuhkan tes event untuk Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang, dan Stadion Bumi Sriwijaya.
Baca juga: Demi Pendirian Akademi Sriwijaya FC, Hendri Zainuddin Turun Langsung Berguru ke ASIOP & FU15 Academy
Baca juga: Alasan Sriwijaya FC Batal Ikut Piala Menpora 2021, Palembang Turut Batal Jadi Tuan Rumah
Dimana kedua stadion tersebut akan dipakai untuk perhelatan FIFA World Cup U-20 2023 mendatang.
Sayangnya, kali ini Palembang juga kali ini tidak beruntung karena belum ditunjuk menjadi tuan rumah Turnamen Pramusim di tahun 2021 ini.
Beruntung, pihak PT LIB tengah melakukan perencanaan bakal menggelar Turnamen Pramusim serupa untuk Liga 2.
Terkait turnamen pramusim untuk klub Liga 2 itu, PT LIB tengah menyusun rancangan tersebut.
"Liga 2 sedang digodok (untuk turnamen pramusim)," ujar Sudjarno.
Pelaksanaan Piala Menpora 2021 juga dipastikan akan berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
Pertandingan Piala Menpora 2021 juga digelar tanpa penonton.